Showing posts with tag: pembelajaran tatap muka

Atletico Madrid dan Liverpool Tak Beruntung Ketemu AC Milan Di Grup B

Banyak orang berpikir kalau AC Milan sial karena tergabung dalam grup neraka Liga Champions bersama Liverpool dan Atletico Madrid. Namun sang legenda, Andriy Shevchenko, punya pandangan berbeda.

 

Hasil undian fase grup yang dilakukan pada bulan Agustus lalu menyatukan Liverpool, AC Milan dan Atletico Madrid ke dalam Grup B. Belum lagi ditambah runner-up Primeira Liga Portugal musim lalu, FC Porto.

Ini adalah kali pertama Milan berpartisipasi di Liga Champions setelah sekian lama. Seperti yang diketahui, prestasi Rossoneri di kancah domestik mengecewakan, khususnya sebelum musim 2020/21.

Dan pada musim ini, setelah menjadi runner-up Serie A, Milan akhirnya meraih tiket ke Liga Champions. Namun sedihnya mereka langsung dipertemukan dengan klub-klub papan atas di fase grup.

Milan sekarang diperkuat oleh pemain-pemain yang jarang bermain di pentas Liga Champions. Kalaupun ada, mereka adalah pemain-pemain veteran seperti Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud.

Itulah mengapa banyak orang yang menyangsikan peluang Milan untuk lolos ke babak 16 besar. Namun Shevchenko tidak merasa demikian, dan meyakini kalau Liverpool dan Atletico Madrid-lah yang tidak beruntung bertemu Milan.

“Tim ini bisa bersaing dan memiliki peluang untuk lolos. Dan kemudian, mari melihat juga dari sisi lawan: Bertemu Milan bukanlah hal yang menguntungkan buat mereka,” ujar Shevchenko kepada La Gazzetta dello Sport.

Akan tetapi, Shevchenko enggan memasang ekspektasi yang berlebihan kepada Milan. Sebab Liga Champions, baginya, adalah kompetisi dengan level persaingan yang jauh berbeda dari ajang-ajang lainnya.

“Mari melangkah secara perlahan. Tim ini sudah siap untuk meraih tempat di papan atas kejuaraan, namun Liga Champions berbeda dari segalanya,” katanya lagi.

“Antusiasme atas kembalinya [Milan] setelah bertahun-tahun memberikan dorongan tambahan, apapun bisa terjadi. Di atas semuanya, permainan sedalam ini yang membuat pemain tumbuh, meningkatkan kesadaran, mereka akan merasa lebih kuat,” pungkasnya.

Langkah perdana Milan di pentas Liga Champions bisa disaksikan pada Kamis (16/9/2021) mendatang. Mereka bakalan bertemu dengan Liverpool di Anfield Stadium.

Klub Premier League Chelsea Berencana Datangkan Bek Juventus Matthijs De Ligt di Tahun 2022

Klub Premier League, Chelsea dilaporkan punya target transfer baru di tahun depan. Mereka tertarik mengamankan jasa Matthijs De Ligt dari Juventus.

 

Chelsea seperti yang sudah diketahui tengah berburu bek tengah baru. Thomas Tuchel ingin mendatangkan bek baru untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Di musim panas ini, Chelsea sempat mencoba untuk mendatangkan Jules Kounde dari Sevilla. Namun karena satu dan dua hal transfer itu gagal terjadi.

Tuttosport mengklaim bahwa Chelsea kini mengarahkan radar mereka ke Italia. Kali ini mereka mencoba mengincar Matthijs De Ligt dari Juventus.

Menurut laporan tersebut, Chelsea sudah lama mengamati aksi De Ligt.

Mereka menilai sang bek menunjukkan potensi yang besar semenjak masih di Ajax. Di Juventus permainannya dinilai semakin matang.

Dengan usianya yang masih muda, Chelsea menilai De Ligt bisa jadi investasi yang sangat bagus bagi tim mereka.

Chelsea tahu betul bahwa De Ligt bakal sulit didapatkan. Jadi mereka tengah menyiapkan proposal yang menarik agar Juventus bersedia melepaskannya.

Mereka berencana melakukan barter pemain dengan Juventus. Mereka akan menawarkan Timo Werner sebagai bagian dari kesepakatan transfer ini.

Chelsea tahu bahwa Juventus sedang mengincar striker baru untuk menggantikan Ronaldo sehingga mereka diyakini bakal tertarik dengan pertukaran ini.

Chelsea baru-baru ini berhasil memetik kemenangan kontra Aston Villa.

The Blues menang dengan skor 3-0 di Stamford Bridge.

Wesley Fofana Bakal Gantikan Peran Raphael Varane di Real Madrid

Klub La Liga, Real Madrid dilaporkan punya target transfer baru untuk sektor pertahanan mereka. El Real dilaporkan akan mencoba mendatangkan Wesley Fofana dari Leicester City.

 

Di musim panas ini, Real Madrid kehilangan pilar utama lini pertahanan mereka. Setelah ditinggal Sergio Ramos, El Real juga ditinggal Raphael Varane ke Manchester United.

Hingga bursa transfer ditutup, Real Madrid gagal mendapatkan bek tengah baru untuk menggantikan Varane. Jadi El Real dilaporkan akan berburu bek tengah lagi di tahun depan.

Fichajes melaporkan bahwa El Real kini memiliki target transfer baru. Mereka tertarik untuk mengamankan jasa Wesley Fofana dari Leicester City.

Menurut laporan tersebut, Real Madrid terkesan melihat aksi Fofana di Leicester City.

Bek berusia 20 tahun itu baru semusim bersama The Foxes. Namun ia sudah menunjukkan performa yang stabil di lini pertahnaan The Foxes.

Dengan usianya yang masih muda, mereka menilai Fofana bisa menjadi suksesor jangka panjang Varane di lini pertahanan mereka.

Namun laporan itu mengklaim bahwa Real Madrid tidak akan buru-buru untuk mendatangkan Fofana.

Mereka dilaporkan akan mengamati aksi sang bek dalam satu tahun ke depan. Mereka ingin melihat apakah sang bek bisa tampil konsisten lagi seperti di musim lalu.

Jika performanya menjanjikan, Real Madrid akan serius mengejarnya di tahun depan.

Real Madrid harus siap merogoh kocek cukup dalam untuk merekrut Fofana.

Sang bek kabarnya akan dibanderol sekitar 60 juta pounds di musim depan.

Liverpool dan MU Saling Sikut untuk Datangkan Yves Bissouma

Manchester United dan Liverpool dilaporkan akan kembali head to head dalam bursa transfer Januari 2022 nanti. Dua raksasa Inggris itu dilaporkan akan mencoba mendaratkan Yves Bissouma dari Brighton.

 

Di musim panas ini, Liverpool dan MU sama-sama berburu gelandang baru. Mereka ingin memperkuat lini tengah mereka agar bisa lebih kompetitif di EPL.

Namun hingga deadline day kemarin, baik MU maupun Liverpool gagal mendatangkan gelandang baru. Sehingga kedua tim berencana untuk merekrut gelandang lagi di bursa transfer berikutnya.

The Mirror mengklaim bahwa Liverpool dan MU punya target transfer yang sama. Kedua tim ini akan mencoba untuk mendapatkan jasa Yves Bissouma.

MU dan Liverpool mengejar jasa Bissouma setelah melihat aksi sang gelandang dua musim terakhir.

Bissouma merupakan salah satu pemain yang paling konsisten di lini tengah The Seagulls. Ia menunjukkan performa yang sangat apik sebagai gelandang bertahan.

Liverpool dan MU jatuh hati padanya dan akan mencoba untuk merekrutnya di musim panas ini.

Laporan itu mengklaim bahwa MU dan Liverpool sama-sama tidak mau menunggu untuk mendatangkan Bissouma.

Mereka mengincar sang gelandang di bulan Januari nanti. Mereka ingin segera mendapatkan jasa sang gelandang.

Jadi kedua tim saat ini tengah menyusun tawaran untuk merekrut sang gelandang.

Manchester United dan Liverpool dilaporkan harus siap merogoh kocek agak dalam untuk merekrut Bissouma.

Sang gelandang dikabarkan akan dibanderol sekitar 40 juta pounds.

Olivier Giroud Positif Covid-19 Kabar Buruk untuk AC Milan

Kabar kurang menyenangkan datang bagi AC Milan karena penyerang baru mereka yakni Olivier Giroud dipastikan positif terinfeksi Covid-19.

 

Giroud baru merapat ke AC Milan pada musimm panas ini. Ia diangkut dari klub Premier League, Chelsea.

Giroud sudah sempat bermain di dua laga bersama Milan. Yang pertama melawan Sampdoria dan kemudian melawan Cagliari.

Setelah duel lawan Cagliari inilah, kabar buruk itu datang. Giroud terdeteksi terinfeksi virus corona.

AC Milan sudah mengumumkan kabar terkait Olivier Giroud ini di laman resminya, Kamis (02/08/2021) siang waktu setempat. Mereka menyatakan kondisi pemain 34 itu baik-baik saja.

Milan pun sudah memastikan bahwa Giroud kini sudah diisolasi. Kabar baiknya adalah selain pria Prancis tersebut, tak ada pemain lain yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19.

“AC Milan mengumumkan bahwa Olivier Giroud dinyatakan positif menjalani tes molekuler yang dilakukan di rumah.”

“Otoritas kesehatan setempat segera diberitahu. Pemain baik-baik saja tetapi harus tetap dalam isolasi fidusia.”

“Perlu dicatat bahwa Olivier belum melakukan kontak dengan anggota tim lainnya sejak pertandingan melawan Cagliari.” Demikian pernyataan resmi Milan.

Kabar ini tentu saja tidak diinginkan oleh AC Milan. Sebab Olivier Giroud nanti terancam tak bisa bermain melawan Lazio di Serie A.

Duel lawan Lazio nanti akan digelar pada tanggal 12 September 2021. Kabar ini juga jelas tak diinginkan oleh Stefani Pioli karena sekarang ini Zlatan Ibrahimovic juga belum bisa dimainkan.

Ibrahimovic kini sedang dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera lutut. Jika pemain Swedia itu dan Olivier Giroud terpaksa absen lawan Lazio, maka AC Milan nanti akan mengandalkan Rafael Leao atau Ante Rebic di lini serang.

Resmi, Ansu Fati Jadi Pewaris Nomor Pungung Lionel Messi di Barcelona

Teka-teki siapa yang akan mengenakan nomor punggung 10 di Barcelona akhirnya terjawab. Pemain muda Barcelona, Ansu Fati resmi mengenakan nomor peninggalan Lionel Messi itu.

 

Nomor 10 di Barcelona sangat identik dengan Messi. Penyerang asal Argentina itu menghadirkan banyak trofi juara dan menjadi ikon Barcelona dengan nomor punggung itu.

Mulai musim panas ini, Nomor 10 di Barcelona tidak bertuan. Setelah sang empunya, Lionel Messi pindah ke PSG.

Nomor punggung ini sempat dikaitkan dengan beberapa pemain baru Barcelona. Namun pemilik barunya ternyata adalah Ansu Fati.

Barcelona resmi mengumumkan bahwa nomor punggung 10 akan dikenakan Ansu Fati per musim ini.

Fati pertama kali menggunakan nomor punggung 31 di Barcelona. Lalu di musim lalu ia berpindah ke nomor punggung 22.

Saat ini ia dipercaya untuk mengenakan nomor punggung 10 di Barcelona.

Fati sendiri memiliki banyak kemiripan dengan Lionel Messi.

Dua-duanya sama-sama produk La Masia. Mereka juga sama-sama debut di tim utama Barcelona di usia yang masih muda.

Jadi Barcelona berharap Fati bisa mengkuti jejak langkah Messi sebagai pemain hebat dengan nomor punggung tersebut.

Fati sendiri saat ini masih mengalami cedera.

Namun ia dilaporkan bisa comeback ke tim utama Barcelona setelah jeda Internasional.

Manchester City Akan Menghadapi Final Pertama Mereka di Panggung Tertinggi Eropa

Bintang kemenangan Manchester City, Riyad Mahrez mengatakan bahwa timnya bermain dengan baik melawan PSG di semifinal Liga Champions 2020-2021. Bermain di Etihad Stadium, Rabu (5/5/2021) dini hari, Man City menang dengan skor 2-0.

 

Manchester City menyongsong pertandingan ini dengan modal positif berkat kemenangan 2-1 di leg pertama. Artinya, mereka hanya butuh setidaknya hasil imbang untuk bisa lolos ke final Liga Champions.

Namun tampaknya Manchester City enggan mengambil resiko itu. Penampilan terbaik mereka tunjukkan. Hasilnya, The Citizens mampu keluar sebagai pemenang meskipun menurut Riyad Mahrez timnya tak memulai laga dengan baik.

Kesuksesan Manchester City menyingkirkan PSG dan melaju ke final Liga Champions layak diapresiasi. Bagi The Citizens, ini adalah final pertama mereka di panggung tertinggi Eropa.

“Kamu harus solid dan setiap orang harus solid secara pertahanan dan itulah mengapa kami melakukannya,” lanjutnya.

“Pertahanan kami tak diserang terlalu banyak dan saya pikir itulah mengapa kami ke final. Ini bagus. Kami memiliki satu laga lain di hari Sabtu mendatang dan kami harus memenangkan liga untuk kemudian berkonsetrasi di final Liga Champions,” tutupnya.

Pelatih Chelsea Mau Operasikan Hakim Ziyech Sebagai No.10?

Frank Leboeuf menduga kalau pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, berniat memberikan peran No.10 kepada pemainnya, Hakim Ziyech. Eks the Blues itu menolak rencana tersebut dan yakin kalau Ziyech bisa bermain seperti Riyad Mahrez di Manchester City.

 

Sejak tiba di Stamford Bridge, Tuchel melakukan beberapa eksperimen kepada pemain yang dirasa tidak efektif dalam menjalankan perannya di lapangan. Salah satunya adalah dengan memainkan Kai Havertz sebagai ujung tombak.

Strategi yang sama juga diterapkan ketika Chelsea berhadapan dengan Fulham dalam laga lanjutan Premier League, Minggu (2/5/2021) dinihari tadi. Hasilnya, Havertz bisa membukukan dua gol dan mengantar the Blues menang dengan skor 2-0.

Eksperimen juga dilakukan kepada Hakim Ziyech, yang oleh Tuchel diberikan peran sebagai No.10. Perannya tidak terlihat hingga akhirnya digantikan oleh N’Golo Kante saat permainan sudah berlangsung selama 66 menit.

Leboeuf yang menyaksikan pertandingan tersebut nampak khawatir dengan Ziyech. Ia merasa kalau mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut telah salah digunakan oleh Tuchel.

“Saya khawatir soal Hakim Ziyech. Jika dia bermain, mengapa Tuchel menempatkan dia di sisi kanan lapangan?” ujar Leboeuf kepada ESPN.

“Saya melihat dia merasa sangat frustrasi hari ini saat ditarik keluar lapangan usai bermain seperti No.10. Saya tidak percaya kalau itu adalah posisi aslinya,” lanjutnya.

Ketimbang memaksakannya bermain sebagai No.10, Leboeuf meyakini kalau Ziyech lebih cocok digunakan seperti Josep Guardiola memainkan Riyad Mahrez di Manchester CIty. Yakni sebagai winger kanan yang menusuk ke kotak penalti.

“Tuchel benar-benar harus berpikir kalau Ziyech seharusnya bermain di sisi kanan. Seperti Mahrez, dia adalah tiruan dari Mahrez,” tambahnya.

“Saya tidak melihat Guarciola memainkan Mahrez pada posisi yang berbeda dari sisi kanan lapangan,” tutup pria berdarah Prancis tersebut.

Sebagai informasi, Ziyech didatangkan dari Ajax Amsterdam pada musim panas lalu dengan mahar 33 juta euro. Namun sejauh ini, ia baru memproduksi lima gol dan empat assist dari 34 penampilannya di semua kompetisi.