Mourinho Menilai Total Belanja Manchester United Masih Kurang

Mourinho Menilai Total Belanja Manchester United Masih Kurang

7upcash РJose Mourinho mengatakan Manchester United kurang agresif dalam berbelanja pemain. Oleh karenanya jarak lebar dengan Manchester City semestinya cukup wajar. Mourinho Menilai Total Belanja Manchester United Masih Kurang

Mourinho Menilai Total Belanja Manchester United Masih Kurang

MU kembali gagal menuai angka penuh selesai bermain imbang 2-2 dengan Burnley di Old Trafford, Selasa (26/12/2017) malam WIB. ‘Setan Merah’ jadi sempat terancam kalah karna ketinggalan 0-2 terlebih dulu.

Ini jadi ke dua kali secara beruntun MU gagal menang. Sebelumnya skuat bimbingan Mourinho ini disertai 10 pemain Leicester City dengan skor yang sama.

Gagal mencapai angka penuh jadi potensi untuk semakin tertinggal jauh dari City makin besar. Saat ini MU memanglah masih di tempat dua, tetapi baru miliki nilai 43 dari 20 minggu.

Sesaat City baru akan memainkan pertandingan ke-20 melawan Newcastle United, Kamis (28/12/2017) dinihari WIB. Bila dapat memenangkan partai itu, jumlah poin mereka bakal jadi 58 dengan kata lain 15 poin lebih banyak dari MU.

Menurut Mourinho, City memang sekarang ini unggul dalam soal skuat yang besar serta kuat karena transfer mereka. Tapi masalah sejarah, MU ditegaskannya masih tetap yang terbaik.

” Klub besar itu satu hal serta tim sepakbola yang besar itu hal lainnya. Dua hal tersebut yaitu berbeda, ” katanya .

” Kami berada di tahun ke dua dalam usaha membangun kembali satu tim sepakbola yang bukan salah satu tim terbaik didunia. Manchester City beli bek sayap dengan harga penyerang. Saat Anda bicara masalah klub besar, Anda bicara masalah sejarahnya, ” imbuhnya.

Walau sebenarnya MU telah belanja sekitaran 286 juta pound sterling –nyaris Rp 5, 2 triliun– untuk merekrut pemain mulai sejak Mourinho datang pada 2016 lalu . Pria Portugal itu menyebutkan jumlah itu belumlah cukup.

” Itu tidak cukup. Harga untuk beberapa klub besar itu berlainan dengan klub yang lain. Klub dengan sejarah besar, mereka umumnya ‘dihukum’ (harga mahal) di bursa transfer karna sejarah mereka, ” tandasnya.