TokoIDN.com - Portal Berita Terhangat di Indonesia: Liga Inggris

Jadon Sancho Akan Kenakan Jersey Nomor 7 di Manchester United

Manchester United akhirnya mendapatkan buruan utama mereka pada bursa transfer musim panas 2020. Seperti diberitakan The Independent, Selasa (4/8/2020), akhir pekan ini Man United akan mengamankan jasa winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho.

Untuk mendapatkan winger 20 tahun itu, manajemen Man United mengeluarkan 110 juta pounds atau setara Rp2,1 triliun. Selain itu, manajemen Man United juga menyiapkan gaji fantastis kepada eks pemain Manchester City tersebut.

Setiap minggunya, manajemen Man United menggaji Sancho senilai 220 ribu pounds atau setara Rp4,8 miliar! Sancho sendiri sudah kembali berlatih bersama skuad Dortmund pada Senin 3 Agustus 2020.

Sebelumnya sedari pengujung Juni 2020 atau ketika Liga Jerman 2019-2020 berakhir, tim pelatih Die Borussen –julukan Dortmund– memberi jatah libur kepada para pemain mereka. Mulai kemarin, skuad Dortmund kembali berlatih seperti biasa.

Terlepas dari itu, kehadiran Sancho bak berkah bagi Man United. Sebab, Man United saat ini kekurangan pemain jempolan di posisi winger kanan.

Benar, Man United memiliki Mason Greenwood untuk mengisi posisi tersebut. Namun, Greenwood tidak memiliki posisi asli sebagai winger kanan, melainkan penyerang tengah. Karena itu, secara kecepatan Greenwood tidak selincah Sancho.

Kehadiran Sancho membuat Man United banyak memiliki pesepakbola yang piawai melancarkan assist. Bersama Dortmund musim ini, Sancho mengoleksi 20 assist dari 44 pertandingan di semua kompetisi.

Sementara di kubu Man United, terdapat sejumlah pemain yang mencetak dua digit assist musim ini. Mereka ialah Anthony Martial yang mengemas 11 assist serta Bruno Fernandes dan Marcus Rashford (10).

Karena itu, betapa berbahanya lini serang Man United musim depan. Selain nama-nama yang sudah ada seperti Bruno Fernandes, Martial dan Rashforfd, Man United mempunyai Sancho.

Fans Man United pun boleh berharap banyak kepada skuad Man United musim depan. Jangankan bersaing di jalur juara Liga Inggris, Man United pun diprediksi dapat melaju jauh di Liga Champions 2020-2021.

Kasper Schmeichel Bakal Gantikan David de Gea

sejumlah rumor transfer dari kompetisi sepak bola Eropa. Kasper Schmeichel dilaporkan bakal direkrut menggantikan David de Gea, Barcelona dan Juventus sedang berupaya melakukan pertukaran transfer permain.

Dilansir dari The Sun, Manchester United tengah mencari celah agar Kasper Schmeichel bisa merapat ke Old Trafford. Anak legenda klub, Peter Schmeichel itu diproyeksikan sebagai pengganti David de Gea.

Manchester United sebetulnya bisa saja menjadikan Dean Henderson sebagai suksesor David de Gea, atau setidaknya pelapis. Namun, kiper yang dua musim belakangan ini bermain apik bersama Sheffield United itu dinilai belum siap.

Kontrak Schmeichel, di sisi lain, masih menyisakan tiga tahun lagi. Itu artinya, Manchester United kemungkinan besar harus menyiapkan dana yang tak sedikit jika ingin merekrutnya dari Leicester City.

Beralih ke La Liga dan Serie A, keinginan Juventus menukar Rodrigo Bentancur dengan Ivan Rakitic tampaknya bakal berujung pahit. Kubu Barcelona, dilaporkan Mundo Deportivo, kabarnya enggan merealisasikan transfer tersebut.

RUMOR: Manchester United – Kasper Schmeichel (Leicester City)

RUMOR: PSG – Thiago (Bayern Munchen, 27 juta pounds)

RUMOR: Barcelona – Ansu Fati (Dibantah)

RUMOR: AC Milan – Serge Aurier (Tottenham Hotspur)

RUMOR: Tottenham Hotspur – Troy Deeney (Watford)

RUMOR: Manchester United – Benoit Badiashile (AS Monaco – 27 juta pounds)

RUMOR: Barcelona – Juventus (Pertukaran pemain – Ivan Rakitic, Rodrigo Bentancur)

Kalahkan Chelsea 2-1, Arsenal Juara Piala FA

Arsenal memang rajanya Piala FA. Meski terseok-seok di Premier League, entah bagaimana caranya, The Gunners bisa menutup musim 2019/20 dengan trofi.

Ya, Sabtu (1/8/2020) kemarin, membuka bulan Agustus 2020, Arsenal berhasil mengalahkan Chelsea di final Piala FA dengan skor meyakinkan 2-1. Pasukan Mikel Arteta tertinggal terlebih dahulu, tapi berhasil membalikkan keadaan.

Perjuangan The Gunners patut diacungi jempol, khususnya gol-gol sang kapten, Pierre-Emerick Aubameyang. Ya, striker yang kontraknya belum jelas ini memborong dua gol sekaligus yang menuntun Arsenal menuju kemenangan.

Hasil ini sangat penting bagi The Gunners. Trofi Piala FA edisi ke-139 ini sekaligus jadi tiket langsung untuk bermain di Liga Europa musim depan.

Gelar Piala FA 2020 ini terasa lebih istimewa bagi bos Arsenal, Mikel Arteta. Pasalnya, sosok yang juga pernah bermain untuk Arsenal ini baru bekerja pada pertengahan musim, menggantikan Unai Emery pada Desember 2019 lalu.

Arteta tidak punya cukup waktu untuk benar-benar membangkitkan Arsenal, mereka hanya bisa finis di peringkat ke-8 klasemen akhir EPL. Namun, setidaknya trofi Piala FA ini adalah bukti bahwa The Gunner benar-benar berkembang.

Selain itu, Arteta pribadi mencatatkan torehan istimewa. Tercatat, Arteta adalah nama pertama yang berhasil menuntun Arsenal menjuarai Piala FA baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Juga, Arteta merupakan pelatih pertama yang meraih trofi di musim debutnya bersama Arsenal sejak George Graham (1987).

Selain istimewa bagi Arteta, trofi kali ini pun spesial bagi Arsenal sebagai klub. Tercatat, dengan tambahan trofi ini, Arsenal adalah klub paling sukses dalam sejarah Piala FA dengan total 14 trofi.

Mereka unggul dua trofi dari Manchester United (12) yang mengekor di peringkat kedua. Singkatnya, meski The Gunners jauh dari level terbaiknya beberapa musim terakhir, mereka masih tahu caranya menjuarai kompetisi kepnting.

Tercatat, dalam tujuh keterlibatan mereka di final Piala FA sejak tahun 2002, Arsenal selalu memenangi semuanya, tak pernah gagal.

Mereka juga doyan mengalahkan Chelsea di partai pemungkas, dengan tiga pertemuan dan tiga kemenangan.

Sergio Ramos dan Virgil Van Dijk Layak Jadi Bek Tengah Terbaik Dunia Saat Ini

Legenda AC Milan Franco Baresi menyebut dua pemain yang layak disebut sebagai bek tengah terbaik di dunia saat ini adalah Sergio Ramos dan Virgil Van Dijk.

Baresi merupakan salah satu defender terbaik yang pernah dimiliki oleh Milan. Ia juga merupakan legenda sepak bola Italia.

Namanya pun masuk dalam barisan salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola. Di Milan ia bermain selama 20 tahun.

Rossoneri pun sampai memensiunkan jersey nomor enam yang pernah dikenakannya. Baresi juga menjadi andalan Italia dalam tiga edisi Piala Dunia, termasuk tahun 1994 di mana ia dipercaya menjadi kapten tim Azzurri.

Franco Baresi ditanya siapakah bek terbaik di dunia saat ini. Akan tetapi ia kesulitan untuk memilih satu nama saja.

Pada akhirnya ia memilih nama bek Real Madrid, Sergio Ramos. Namun ia juga menyebut nama bek Liverpool, Virgil Van Dijk.

“Memikirkan para bek tidaklah mudah untuk memilih satu. Saya percaya bahwa, selama beberapa tahun terakhir, Sergio Ramos adalah salah satu pemain top atas raihan trofi juaranya dan untuk karirnya yang luar biasa. Ia masih sangat penting bagi Real Madrid bahkan jika ia tidak lagi muda,” cetusnya pada Goal.

“Kemudian Van Dijk, yang, untuk Liverpool, adalah sosok yang sangat penting untuk kemampuannya, untuk kepribadiannya, untuk apa yang berhasil ia sampaikan kepada tim dan untuk memberikan kepercayaan diri dengan menang setelah bertahun-tahun,” tutur Baresi.

Sergio Ramos sudah membela Real Madrid sejak tahun 2005 silam. Sejak saat itu ia telah memenangkan 22 gelar juara.

Yang terbaru adalah gelar juara La Liga 2019-20. Selain itu ia juga pernah menjadi juara Piala Dunia dan Piala Eropa bersama Spanyol

Sementara itu karir Virgil Van Dijk sebenarnya sudah dimulai sejak lama, tepatnya dari tahun 2011. Ia sempat meraih sukses dengan memenangi tiga gelar juara bersama Celtic di Skotlandia.

Kemudian namanya baru benar-benar tersohor setelah gabung Liverpool dari Southampton. Van Dijk membantu The Reds memenangi empat gelar juara dalam dua tahun terakhir.

Sergio Ramos dan Virgil Van Dijk sempat berduel kala Real Madrid dan Liverpool bersua di final Liga Champions 2017-18. Namun saat itu Ramos sukses membantu timnya mengalahkan The Reds dengan skor 3-1.

Manchester United Segera Rekrut Striker Wolverhampton?

Raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan makin dekat untuk mendapatkan tanda tangan striker Wolverhampton, Raul Jimenez.

Sejak bergabung dari Benfica pada 2018 lalu, Raul Jimenez menunjukkan performa impresif bersama Wolves. Musim ini, striker internasional Meksiko itu mencetak 20 gol bagi Wolves.

Performa apik yang diperlihatkan Jimenez tentu mengundang perhatian klub lain. Baru-baru ini muncul kabar ang menyebut pemain 29 tahun itu tengah diminati Manchester United dan Real Madrid.

Kini seperti dilansir RTP, Jimenez kabarnya sudah semakin dekat untuk bergabung dengan Manchester United pada jendela transfer musim panas ini.

Jimenez memang menjadi salah satu pemain yang diinginkan Manchester United untuk memperkuat lini serang mereka musim depan.

Karena Odion Ighalo kembali ke klub asalnya, Shanghai Shenhua, maka Ole Gunnar Solkskjaer memprioritaskan perekrutan striker pengganti.

Wolverhampton sendiri sepertinya sudah mulai bersiap bakal kehilangan Jimenez. Klub berlogo serigala tersebut sudah merekrut bomber baru.

Bomber pengganti Jimenez yang dimaksud adalah Paulinho yang didatangkan dari Sporting Braga. Perekrutan ini terbantu karena keberadaan sosok asal Portugal seperti manajer Nuno Espirito Santo dan agen Jorge Mendes.

Chelsea Tawari Dean Henderson Gaji 5 Kali yang Diberikan MU

Klub Premier League, Chelsea benar-benar serius mencoba mendatangkan Dean Henderson di musim panas nanti. The Blues diberitakan siap memberikan gaji yang besar agar sang kiper pindah dari Manchester United di musim panas nanti.

Kiper muda United itu memang tengah menikmati musim yang impresif. Ia menunjukkan penampilan yang apik saat dipinjamkan ke Sheffield United dalam dua musim terakhir.

Performa apik Henderson itu kabarnya dilirik Chelsea. Frank Lampard ingin menjadikan kiper 22 tahun itu pengganti Kepa Arrizabalaga di bawah mistar gawang mereka.

The Mirror mengklaim bahwa Chelsea tengah menyusun rencana agar Henderson mau pindah ke Stamford Bridge. Salah satunya adalah dengan memberikannya kontrak bernilai besar di Chelsea.

Menurut laporan tersebut, perwakilan Chelsea saat ini sedang mendekati Henderson.

Mereka diberitakan mulai merayu sang kiper untuk pindah ke London Barat. Mereka menyebut bahwa Henderson bakal menjadi andalan di bawah mistar gawang Chelsea musim depan.

Bahkan Frank Lampard berani menjamin bahwa ia akan menjadi kiper utama Chelsea, meski seandainya Kepa Arrizabalaga tidak jadi pergi di musim panas nanti.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Chelsea punya tawaran lain agar Henderson bersedia pindah ke tim mereka.

The Blues akan menawarkan kontrak yang besar untuk sang kiper. Mereka akan menggajinya sebesar 170 ribu pounds per pekan.

Jumlah ini naik hampir lima kali lipat dari gaji Henderson saat ini di MU yang bernilia 35 ribu pounds per pekan. Jadi pihak Chelsea berharap sang kiper tergoda untuk pindah.

Chelsea juga dirumorkan siap membayar mahar transfer Henderson dengan mahal di musim panas nanti.

Sang kiper bakal ditebus dari MU dengan mahar sebesar 55 juta pounds.

The Blues Incar Kiper, Bek Kiri dan Bek Tengah di Bursa Transfer Pemain

Chelsea masih bekerja keras memperkuat skuad untuk menyambut musim 2020/21 mendatang. Setelah merekrut Hakim Ziyech dan Timo Werner, The Blues ternyata masih terus menjelajah bursa transfer.

Kabar teranyar, mengurut Mirror, Chelsea tinggal selangkah lagi untuk menuntaskan transfer Kai Havertz dari Bayer Leverkusen. Kesepakatan dengan sang pemain sudah beres, sekarang tinggal negosiasi kedua klub.

Jika berhasil, kedatangan Havertz jelas bakal membuat Chelsea semakin berbahaya musim depan. Tentu tergantung pada bagaimana Frank Lampard mampu meracik taktik yang tepat untuk memaksimalkan potensi pemain-pemain terbaik itu.

Uniknya, pergerakan Chelsea ternyata tidak berhenti di situ. Mereka masih mengincar tiga pemain lagi usai berhasil mengunci transfer Havertz.

Kabarnya, petinggi Chelsea, Marina Granovskaia masih cukup sibuk di bursa transfer untuk mencari tiga pemain baru berikutnya. The Blues ingin mendatangkan seorang kiper, bek kiri, dan bek tengah baru.

Untuk posisi kiper, Chelsea mengincar nama-nama yang diyakini pantas untuk menggantikan Kepa Arrizabalaga. Kiper Spanyol itu gagal mendapatkan kepercayaan Lampard, kabar kepergiannya terus menguat.

Ada beberapa nama, mulai dari Andre Onana, Dean Henderson, Nick Pope, hingga Jan Oblak. Nama terakhir, Oblak, jadi target utama Chelsea, tapi sepertinya sangat sulit mendapatkannya selain menebus klausul rilis sebesar 120 juta euro.

Dua nama berikutnya adalah Ben Chilwell dan Declan Rice. The blues sudah lama mendekati Chilwell, tapi Leicester masih ogah melepas salah satu pemain terbaik mereka itu.

Kabarnya Leicester memasang harga 80 juta pounds untuk Chilwell, yang dinilai Chelsea masih terlalu mahal.

Lalu, untuk Declan Rice, bintang West Ham ini memang bukan bek tengah, tapi Lampard tahu betul potensinya. Rice bisa bermain di posisi bek tengah sama baiknya seperti saat dia bermain sebagai gelandang bertahan.

Keserbabisaan inilah yang jadi salah satu nilai jual Rice di mata Lampard.

Bawa Liverpool Juara, Klopp Jadi Manager of the Year

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mendapat penghargaan Manager of the Year alias manajer terbaik musim ini dari Asosiasi Manajer Liga (LMA).

Penghargaan ini memang layak diberika pada Klopp yang berhasil membawa Liverpool menjadi juara liga untuk pertama kali dalam 30 tahun terakhir.

Liverpool bahkan tampil sangat digdaya musim ini. The Reds mengakhiri musim dengan raihan 99 poin, unggul 18 poin dari pesaing terdekat, Manchester City.

Klopp pun tak bisa menyembunyikan kegembiraan dirinya usai dipastikan mengikuti jejak sederet manajer legendaris Liverpool seperti Bill Shankly dan Bob Paisley.

“Saya sangat senang terpilih menjadi manajer terbaik dengan trofi Sir Alex Ferguson yang indah ini, trofi yang dinamai dengan sosok yang sangat saya kagumi. Rasanya makin spesial karena dipilih oleh rekan-rekan saya sesama manajer,” ujar Klopp.

“Merupakan sebuah kehormatan berada dalam lingkup banyak manajer yang sudah meraih penghargaan manajer terbaik sebelumnya, termasuk tentu manajer Liverpool seperti Bill Shankly, Bob Paisley, Joe Fagan, Sir Kenny Dalglish, dan beberapa tahun lalu, Brendan Rodgers,” tambahnya.

Tak lupa, Klopp pun mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh elemen di Liverpool, termasuk tim staf pelatih.

“Semua yang sudah kami raih di Liverpool musim ini tak bisa terwujud tanpa masukan luar biasa dari para staf pelatih saya, mereka membuat kami benar-benar menjadi otak sepak bola yang spesial,” tutur Klopp.

“Saya senang bekerja dengan staf pelatih, pemain, dan semua orang di Liverpool, dan tentu saja, saya berterima kasih pada dukungan dari seluruh fans Liverpool yang menakjubkan,” tukasnya.

Kiper Manchester City, Ederson Raih Golden Gloves Premier League 2019-20

Kiper Manchester City, Ederson, sukses meraih penghargaan Golden Gloves Premier League 2019-20, mengalahkan kiper Liverpool Alisson Becker.

Kepastian Ederson meraih penghargaan tersebut didapat setelah Man City menjalani laga pekan 38 EPL melawan Norwich City. Di laga itu ia meraih clean sheet dan membantu timnya menang telak 5-0.

Itu adalah torehan clean sheet yang ke-16 pada musim ini. Jumlah tersebut menjadi yang paling banyak dibanding kiper-kiper lainnya di Premier League.

Pesaing terdekatnya adalah kiper Burnley, Nick Pope. Sebelumnya keduanya sama-sama meraih 15 clean sheet.

Akan tetapi Pope gagal menambah catatan clean sheet timnya di pekan ke-38 ini. Pasalnya gawangnya dijebol duo Brighton Yves Bissouma dan Aaron Connolly dan akhirnya kalah dengan skor 1-2.

Ederson bermain bagi Manchester City sejak musim panas 2017 lalu. Di musim perdananya, ia nyaris meraih penghargaan Golden Glove.

Akan tetapi ia dikalahkan oleh kiper Manchester United, David De Gea. Saat itu kiper Spanyol tersebut mencatatkan 18 clean sheet.

Pada musim 2018-19 kemarin, City jadi juara Premier League. Namun Ederson kalah dari koleganya yang bermain di Liverpool, Alisson Becker. Saat itu Alisson mencatatkan 21 clean sheet.

Ia kini mulai mengikuti jejak Joe Hart. Kiper asal Inggis itu sebelumnya meraih empat penghargaan Golden Glove saat masih membela Manchester City.

Ederson dan Nick Pope berada di peringkat satu dan dua dalam peraih catatan clean sheet terbanyak di Premier League musim ini. Uniknya di peringkat ketiga, ada banyak kiper yang berada di posisi tersebut.

Ada lima kiper yang sama-sama meraih catatan 13 clean sheet. Mereka adalah David De Gea, Rui Patricio, Dean Henderson, Alisson, dan Kasper Schmeichel.

Bagi Alisson Becker sendiri, ia bisa beralasan terkait kegagalannya bersaing dengan Ederson dalam meraih penghargaan Golden Glove ini. Sebab di awal musim ia harus absen cukup lama setelah menderita cedera lutut.

Manchester United Bakal Beli Bek Brasil Untuk Perkuat Lini Belakang

Selain pemain sayap, Manchester United (MU) juga membutuhkan kehadiran bek tengah baru. Setan Merah memerlukan pendamping yang tepat untuk Harry Maguire.

Bek tengah baru akan coba direkrut MU karena Phil Jones penampilannya tak pernah konsisten. Jones kemungkinan malah akan didepak dari Old Trafford. Eric Bailly juga lebih sering diganggu cedera.

Awalnya MU dikabarkan ingin merekrut bek Napoli Kalidou Koulibaly. Akan tetapi harga pemain Senegal itu sangat mahal. Napoli menginginkan 80 juta euro.

MU nampaknya mulai mundur dari perburuan Koulibaly. Mereka mencari target lain yang bisa didapat dengan harga jauh lebih murah. Pasalnya anggaran belanja MU masih akan dipakai merekrut winger dan gelandang.

Record melaporkan kini MU melirik bek Lille Gabriel Magalhaes. MU sedang mengamati situasi pemain Brasil itu di Lille sebelum mengajukan tawaran resmi.

Harga Gabriel jauh lebih murah dibanding Koulibaly. Pemuda 22 tahun itu bisa dimiliki oleh MU dengan mahar sekitar 25 juta euro.

Untuk mendapatkan Gabriel, MU harus terlibat persaingan dengan tiga klub lainnya yakni Inter Milan, Everton dan Napoli.