Showing posts with tag: arsenal vs

Kroenke Dukung Penuh Mikel Arteta: Siap Belanja Pemain, Gak Bakal Rewel!

Mikel Arteta bakal mendapatkan dukungan penuh di bursa transfer musim panas mendatang. Ucapan Josh Kroenke bisa jadi alasan kuat untuk percaya pada perkembangan Arsenal.

 

Musim 2021/22 berjalan cukup baik bagi Arsenal. Mereka sempat berpeluang finis empat besar, tapi pada akhirnya harus puas dengan Liga Europa.

Capaian tersebut terbilang cukup baik. Jadi, kabarnya pihak klub akan memberikan dukungan penuh untuk Arteta mengembangkan tim.

Memang Kroenke Family sudah beberapa kali dikritik karena tidak maksimal mendukung tim. Kini, Josh buka suara dan menegaskan posisinya.

Sebagai salah satu petinggi klub, Josh memberikan janjinya untuk mengembangkan tim. Dia tahu bahwa Arsenal mulai menunjukkan perubahan apik, tapi pekerjaan mereka belum selesai. Arteta masih membutuhkan dukungan penuh.

“Ada banyak perubahan dalam skuad kami beberapa tahun terakhir dan saya tahu pekerjaan masih belum selesai,” kata Josh dikutip dari Metro.

“Soal perekrutan pemain, kami sebenarnya ingin bergerak lebih cepat di beberapa area, tapi memang ada beberapa faktor penghambat yang tidak bisa kami kontrol.”

Josh mengaku tidak pernah ikut campur dalam keputusan pembelian pemain. Dia mempercayai Edu dan Arteta sepenuhnya. Bahkan, dia tegas menunjukkan dukungan penuh.

“Soal rekrutmen, saya selalu tunduk pada Edu dan Mikel. Saya tahu mereka telah memiliki cetak biru soal tipe pemain dan posisi spesifik yang perlu kami perkuat musim panas ini,” sambung Josh.

“Jadi, saya akan mengikuti mereka dan mendukung mereka dengan segala cara agar kami bisa mendapatkan pemain untuk meningkatkan kualitas skuad.”

“Kami juga harus memastikan bahwa pemain yang direkrut memiliki mentalitas yang tepat,” tandasnya.

Diincar Arsenal dan MU, RB Leipzig: Christopher Nkunku Tidak Dijual

Buyar sudah harapan Arsenal dan Manchester United untuk merekrut Christopher Nkunku. RB Leipzig selaku pemilik sang penyerang memastikan ia tidak akan dijual di musim panas nanti.

 

Musim ini Nkunku menunjukkan performa yang impresif di Leipzig. Ia menunjukkan ketajaman yang impresif di lini serang Die Roten Bullen.

Performa apik Nkunku membuat sejumlah klub top Eropa terkesan dengan aksinya. Arsenal dan Manchester United digosipkan ingin memboyongnya di musim panas nanti.

Namun harapan dua raksasa Inggris ini dipastikan buyar. Karena Leipzig ogah menjualnya di musim panas nanti.

Direktur olahraga Leipzig, Oliver Mintzlaff baru-baru ini memberikan kepastian terkait masa depan Nkunku.

Ia menyebut sang pemain masih penting bagi timnya. Jadi ia tidak akan dijual di bursa transfer yang akan datang.

“Kami sudah mendiskusikan masalah ini di internal kami dan kami memutuskan untuk tidak melepaskan Nkunku di musim panas nanti. Kami sudah memberitahukan ini ke sang pemain dan agennya,” ujar Mintzlaff yang dikutip Sportsmole.

Posisi RB Leipzig untuk mempertahankian Nkunku dari kejaran MU dan Arsenal cukup kuat.

Sang penyerang masih terikat kontrak hingga tahun 2024. Jadi Leipzig tidak perlu terburu-buru menjual sang pemain.

Leipzig bahkan dirumorkan ingin memberi kontrak baru kepada sang pemain agar ia bertahan lebih lama di Die Roten Bullen.

Musim ini Nkunku tampil dengan sangat ciamik di lini serang Leipzig.

Ia berhasil mengemas 34 gol dan 20 assist sepanjang musim 2021/22 ini.

Tidak Dipermanenkan Juventus, Alvaro Morata Balik Kucing ke Inggris

Ada spekulasi baru mengenai masa depan Alvaro Morata. Sang striker dilaporkan bakal pindah ke Inggris di musim panas nanti.

 

Pada tahun 2020 kemarin, Juventus berhasil mencapai kesepakatan dengan Atletico Madrid. Mereka meminjam Alvaro Morata selama dua musim lamanya.

Morata sudah memasuki musim keduanya di Juventus. Ia dilaporkan tidak akan dipermanenkan oleh manajemen Si Nyonya Tua karena kehadiran Dusan Vlahovic.

Menukil Tuttojuve, Morata berpotensi akan kembali ke Inggris di musim panas nanti. Ia dilaporkan diminati oleh Arsenal.

Laporan itu mengklaim bahwa Arsenal tertarik merekrut Morata. Mereka ingin menjadikannya bomber baru mereka.

Di musim panas nanti, dua striker Arsenal bakal cabut. Mereka adalah Alexandre Lacazette dan Eddie Nketiah.

Kepergian keduanya membuat slot striker Arsenal kosong. Jadi mereka butuh bomber baru yang bisa mereka andalkan.

Laporan itu menyebut bahwa Arsenal tertarik meminang Morata setelah melihat perkembangan sang pemain.

Morata sempat bermain di Inggris bersama Chelsea selama dua musim. Namun performanya tidak stabil sehingga ia dilepas ke Atletico Madrid.

Namun semenjak pergi dari Chelsea, performa Morata dinilai sudah lebih apik dan ia cukup kontributif bagi timnya. Jadi Arteta tertarik untuk meminangnya.

Arsenal tidak main-main dengan rencana mereka untuk meminang Morata.

Sang striker dikabarkan akan coba ditebus di angka 30 juta Euro di musim panas nanti.

Sip! Tammy Abraham tak Tutup Pintu Pindah ke Arsenal

Penyerang AS Roma Tammy Abraham mengisyaratkan dirinya tak menutup peluang untuk balik ke Inggris dan gabung Arsenal.

 

Tammy tumbuh besar di Chelsea. Ia sempat jadi andalan lini serang The Blues.

Namun ia kemudian tersingkir seiring kedatangkan Timo Werner dan Romelu Lukaku. Pada akhirnya striker Inggris itu memilih mengungsi ke Italia dan membela panji AS Roma.

Ia memang sedikit mengalami masa-masa sulit. Namun secara umum ia tampil apik dan bisa mencetak banyak gol bagi tim asuhan Jose Mourinho.

Arsenal butuh asupan striker baru musim depan. Mereka sudah ditinggal Pierre-Emerick Aubameyang.

Alexandre Lacazette juga sepertinya bakal cabut dari Arsenal. Maka tersisa Eddie Nketiah saja.

Jadi Arsenal harus bergerak cepat untuk memburu juru gedor baru. sejumlah nama masuk daftar belanja The Gunners.

Mereka sempat dikaitkan dengan striker Real Sociedad, Alexander Isak. Belakangan nama Tammy Abraham juga disebut diinginkan Mikel Arteta.

Arsenal sendiri disebut berpeluang untuk bisa memboyong Tammy Abraham. Pasalnya AS Roma dikabarkan siap melepasnya jika harganya sesuai.

Tammy kemudian ditanya soal masa depannya di Roma. Ia mengaku senang bermain bagi AS Roma tapi juga mengisyaratkan tak menutup pintu balik ke Inggris dan gabung Arsenal.

“Bagi saya untuk melakukan apa yang saya lakukan sekarang untuk klub hebat seperti Roma, saya tidak bisa menggambarkan perasaan itu,” bukanya seperti dilansir Sportsmole.

“Melalui musim yang sulit di Chelsea di mana saya tidak benar-benar bermain, datang ke sini dan bersinar, itu seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya,” seru Tammy.

“Saya senang memainkan sepak bola saya. Tentu saja, Anda mendengar desas-desus kecil di sana-sini, berbagai orang tertarik, jelas bagi saya, saya melakukan hal yang benar jika orang-orang menonton,” ucap Tammy.

4 Pemain Muda Arsenal yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Bagi Manchester United

Arsenal menerima kunjungan Manchester United (MU) pada duel pekan ke-34 Premier League, Sabtu (23/4/2022) petang WIB. Laga ini akan sangat menarik mengingat posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Inggris benar-benar rapat.

 

Arsenal saat ini berada di posisi kelima dengan 57 poin. The Gunners yang tampil cukup konsisten pada musim ini sukses unggul tiga poin atas MU yang tepat berada di bawahnya, yaitu di posisi keenam dengan 54 poin.

Kedua tim sama-sama baru saja menjalani duel sengit pada pekan ke-33, di mana Arsenal bertandang ke markas Chelsea dan mampu mencuri kemenangan 4-2. Sementara itu, MU yang bertandang ke Anfield justru kalah telak 0-4 dari Liverpool.

Bermain di Emirates Stadium, tampaknya Arsenal memiliki keuntungan dan lebih diunggulkan. Walau pada pertemuan pertama di Old Trafford, The Gunners harus menyerah 2-3 dari MU.

Namun, pertemuan di putaran pertama itu harus dilihat secara positif oleh tim asuhan Mikel Arteta. Mereka mampu mencuri dua gol dalam laga tandang tersebut, dan kini mereka punya kesempatan untuk bisa membalas dan mencetak skor yang lebih besar.

Apalagi harus diakui Arsenal pada musim ini memiliki darah segar atau para pemain muda yang bisa menjadi senjata andalan untuk membuat MU makin menderita di Liga Inggris.

Berikut 4 pemain muda Arsenal, dengan kategori di bawah 23 tahun, yang akan membuat MU menderita:

Bukayo Saka

Penyerang sayap yang satu ini benar-benar bisa membuat MU kelabakan. Baru berusia 20 tahun, tapi sejauh ini Bukayo Saka menjadi kontributor terbanyak dalam terciptanya gol Arsenal di Premier League.

Bukayo Saka sejauh ini telah mencetak 10 gol, membuatnya menjadi satu dari dua pencetak gol terbanyak Arsenal di Premier League musim ini. Plus lima assist yang telah dibuatnya membuat pemain yang satu ini benar-benar bisa membuat lini pertahanan MU berantakan.

Gabriel Martinelli

Tak berbeda dengan Bukayo Saka, ada Gabriel Martinelli yang juga masih berusia 20 tahun. Penyerang muda Arsenal asal Brasil ini juga bisa menjadi mimpi buruk bagi MU.

Pada Premier League musim ini, Gabriel Martinelli telah mencetak 5 gol dan 3 assist, di mana satu assist di antaranya tercipta ketika Martin Odegaard menjebol gawang David De Gea di Old Trafford.

Artinya, bukan tidak mungkin pemain Brasil ini akan kembali membuat MU kerepotan.

Emile Smith-Rowe

Kemudian ada pula Emile Smith-Rowe yang bakal menjadi pilar di lini tengah. Meski bermain di lini kedua, Emile Smith-Rowe merupakan pemain produktif yang dimiliki Arsenal di Premier League musim ini.

Ia berhasil mencetak 10 gol dan 2 assist di Premier League musim ini. Tak hanya itu, satu gol lain yang bersarang ke gawang David De Gea di Old Trafford pada pertemuan pertama dari kedua tim dicetak oleh pemain berusia 21 tahun ini.

Jadi lini pertahanan MU benar-benar harus waspada, karena bukan tidak mungkin pemain Inggris ini akan kembali membuat gol dalam pertemuan kali ini.

Aaron Ramsdale

Aaron Ramsdale adalah kiper muda yang dimiliki Arsenal. Meski baru berusia 23 tahun, ia sudah menjadi pilihan utama Arteta di bawah mistar gawang The Gunners pada musim ini, mengalahkan Bernd Leno dan Arthur Okonkwo.

Aaron Ramsdale bermain cukup luar biasa di Premier League musim ini. Dari 28 pertandingan yang dimainkannya di Premier League musim ini, Ramsdale mampu mencatatkan clean sheet dalam 12 pertandingan.

Kiper asal Inggris ini juga tercatat sudah mencetak 76 penyelamatan hingga sejauh ini. Artinya, bukan tidak mungkin MU akan kembali tanpa gol seperti halnya ketika mereka melawan Liverpool pada laga terakhir.

Main Dominan, tapi Kalah, ya Arsenal

Arsenal menghadapi tuan rumah Southampton pada pekan ke-33 Premier League 2021/22, Sabtu 16 April 2022. Pertandingan Liga Inggris di St Mary’s Stadium ini berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Southampton. Arsenal lagi-lagi kalah meski bermain dominan.

 

Southampton membuka skor lewat gol bek Jan Bednarek di menit 44. Gol itu pada akhirnya menjadi pembeda.

Arsenal pun tercatat selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya di liga. Tiga kekalahan beruntun Arsenal itu sendiri memiliki satu persamaan. Tim besutan Mikel Arteta selalu mendominasi penguasaan bola, tapi akhirnya kalah.

Losing streak Arsenal dimulai di markas Crystal Palace. Melawan tim yang diasuh sang mantan Patrick Vieira itu, Arsenal menyerah 0-3.

Dalam laga itu, Arsenal penguasaan bola Arsenal mencapai 68,6%. Arsenal unggul jumlah shots (12-6), tapi kalah shots on target (5-3).

Arsenal akhirnya kalah setelah gawang Aaron Ramsdale dibobol oleh Jean-Philippe Mateta menit 16, Jordan Ayew menit 24, dan Wilfried Zaha menit 74.

Berikutnya, Arsenal menjamu Brighton di Emirates Stadium. Diunggulkan menang, Arsenal justru bertekuk lutut.

Arsenal unggul penguasaan bola mencapai 64,6%. Untuk jumlah tembakan, Arsenal unggul jauh 20-8. Namun, Arsenal hanya unggul tipis shots on target 4-3.

Brighton malah unggul 2-0 terlebih dahulu melalui Leandro Trossard menit 29 dan Enock Mwepu menit 66. Arsenal hanya bisa menipiskan selisih skor melalui Martin Odegaard di menit 89. Skor akhir: Arsenal 1, Brighton 2.

Arsenal melalui tiga pertandingan pertamanya di Premier League musim ini dengan kekalahan. Arsenal berturut-turut ditekuk Brentford 0-2, Chelsea 0-2, dan Manchester City 0-5.

Untuk kedua kalinya musim ini, Arsenal kembali dipaksa menelan tiga kekalahan beruntun di liga. Kali ini, mereka berturut-turut dipecundangi Crystal Palace, Brighton, dan Southampton.

Melawan Southampton, sama seperti ketika melawan Palace dan Brighton, Arsenal juga lebih dominan dalam hal penguasaan bola. Di laga ini, penguasaan bola Arsenal bahkan mencapai 76%.

Arsenal juga unggul jumlah tembakan (23-9) maupun tembakan tepat sasaran (6-3). Namun, Arsenal lagi-lagi kalah.

Kiper Southampton, Fraser Forster terlalu tangguh buat Arsenal. Enam penyelamatan dilakukan oleh kiper 34 tahun Inggris itu untuk membuat frustrasi Arsenal.

Arsenal punya enam shots on target melalui Bukayo Saka (2), Granit Xhaka, Gabriel Martinelli, Emile Smith Rowe, dan Gabriel Magalhaes. Semuanya dimentahkan oleh Fraser Forster.

Dalam lima pertandingan terakhirnya di Premier League, Arsenal hanya menang sekali. Sisanya, mereka kalah empat kali.

Setelah kalah 0-2 menjamu Liverpool, Arsenal sempat bangkit dengan kemenangan 1-0 di markas Aston Villa. Namun, Arsenal kemudian menelan tiga kekalahan beruntun lawan Palace, Brighton, dan Southampton.

Dalam lima laga itu, Arsenal kebobolan total delapan gol dan hanya mampu mencetak total dua gol.

Rapuh di belakang, tumpul di depan, Arsenal mudah dikalahkan. Ambisi pasukan Mikel Arteta untuk finis di empat besar pun kini jadi sedikit sulit untuk diwujudkan.

Klub Premier League Arsenal Pertimbangkan Rekrut Winger Galatasaray

Klub Premier League Arsenal dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk memboyong winger milik klub Galatasaray Kerem Akturkoglu.

 

Kerem belum lama memperkuat Galatasaray. Ia gabung raksasa Turki tersebut pada tahun 2020 lalu.

Winger 23 tahun itu diangkut dari sesama klub Turki, 24 Erzincanspor. Kerem pun langsung beradaptasi dengan baik di Galatasaray.

Alhasil ia sering mendapat kesempatan bermain. Ia juga cukup produktif karena dalam dua musim terakhir ia sanggup mengemas 14 gol dan sembilan assist di Super Lig Turki.

Penampilan apik Kerem Akturkoglu ini ternyata menarik perhatian dari Arsenal. Mereka pun disebut tertarik untuk memboyongnya ke Inggris musim depan.

Kabar ini dilansir oleh Star. Media asal Turki itu menyebut Arsenal menyiapkan dana untuk bisa memboyong Kerem.

Kabarnya mereka siap menebusnya dengan harga sekitar 16-17 juta pounds. Kans Arsenal untuk memboyongnya juga disebut cukup besar.

Sebab ada kemungkinan Galatasaray melepasnya. Hal ini terjadi karena mereka butuh uang usai gagal mendapat tiket bermain di Eropa musim depan.

Tapi masih ada satu hal yang berpotensi menghambat transfer Kerem ke Arsenal. Sang winger baru saja meneken kontrak baru pada Desember 2021 kemarin, yang berlaku sampai 2026.

Sebelumnya ada juga kabar mengenai ketertarikan Arsenal pada sejumlah pemain. Di antaranya ada winger Real Madrid, Marco Asensio.

Hal ini bahkan sudah dikonfirmasikan oleh agen Asensio sendiri. Lalu ada juga kabar The Gunners ingin mendapatkan tanda tangan Paulo Dybala.

Pasalnya, Dybala tak akan memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Jadi ia bisa diangkut secara gratis pada musim panas 2022 nanti.

Sederet Pelajaran di Balik Kekalahan Arsenal atas Brighton: Perjudian Gagal Mikel Arteta, Masih Yakin Lolos UCL?

Klub Premier League, Arsenal harus menelan pil pahit di pekan ke-32 EPL. Karena mereka harus menelan kekalahan di depan puluhan ribu pendukung mereka sendiri.

 

Ya, kemarin malam Arsenal berhadapan dengan Brighton di Emirates Stadium. Di atas kertas, Arsenal masih lebih diunggulkan untuk memenangkan laga ini. Namun kenyataan di lapangan terjadi sebaliknya. The Gunners harus tumbang dengan skor 2-1 atas sang tamu.

Di laga ini, Mikel Arteta memutuskan melakukan perjudian di pos bek kiri. Karena Kieran Tierney harus menepi hingga akhir musim nanti. Sang manajer memutuskan memainkan Granit Xhaka di posisi itu. Padahal ia memiliki Nuno Tavares yang punya posisi asli sebagai bek kiri.

Benar saja, Xhaka tampil keteteran di posisi itu. Sehingga Brighton mampu memanfaatkannya dan mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Arsenal. Kemenangan Brighton di Emirates Stadium ini tergolong spesial. Karena Arsenal sebenarnya tim yang tangguh saat bermain di kandang.

Di musim ini, hanya ada tiga tim yang berhasil menang di Emirates Stadium. Mereka adalah tiga tim teratas EPL, yaitu Liverpool, Chelsea dan Manchester City.

Brighton menjadi tim keempat yang berhasil mengalahkan Arsenal di Emirates Stadium. Jadi The Seagulls bisa berbangga diri dengan kemenangan ini.

Satu hal yang harus segera diperbaiki Mikel Arteta dari timnya adalah bagaimana lini pertahanan The Gunners harusnya bisa tampil lebih kokoh.

Statistik mencatat Arsenal hanya meraih empat clean sheet dari 10 pertandingan. Mereka sudah kebobolan 11 gol dari 10 pertandingan.

Yang meresahkannya, lima dari 11 kebobolan itu terjadi di dua laga terakhir. Jadi Arteta harus memperbaiki situasi ini jika mereka ingin bangkit.

Kekalahan melawan Brighton ini menjadi alarm bahaya bagi Arsenal. Karena mereka kini sudah resmi terdepak dari empat besar EPL.

Mereka tertinggal tiga poin dari Tottenham di peringkat empat. Namun Arsenal memang memiliki tabungan satu laga lebih banyak dari Tottenham.

Namun masalahnya, Arsenal masih menyisakan beberapa pertandingan sulit di sisa musim ini. Jadi jika mereka kehilangan poin terus menerus, mereka harus melupakan rencana mereka bermain di UCL musim depan.

Diincar MU dan Arsenal, Paulo Dybala Siap Pindah ke Inggris

Ada kabar baik datang bagi Manchester United dan Arsenal. Striker incaran mereka, Paulo Dybala dilaporkan siap pindah ke Inggris pada musim depan.

 

Enam tahun terakhir, sosok Dybala lekat dengan Juventus. Penyerang asal Argentina itu menjadi andalan di lini serang Si Nyonya Tua.

Namun kebersamaan keduanya akan berakhir di musim panas nanti. Juventus gagal mencapai akta sepakat terkait kontrak Dybala, sehingga sang striker akan cabut dari Turin dengan status free agent di musim panas nanti.

Manchester United dan Arsenal dilaporkan sangat tertarik untuk mengamankan jasa Dybala. Bak gayung bersambut, Corriere Dello Sport mengklaim bahwa sang striker juga tertarik pindah ke Inggris.

Menurut laporan tersebut, Dybala memang memprioritaskan pindah dari Italia di musim panas nanti.

Sang striker merasa 10 tahun adalah waktu yang cukup baginya berkarir di Italia. Jadi sudah saatnya ia mencari tantangan baru untuk karirnya.

Dybala dilaporkan tertarik dengan ide bermain di Premier League. Jadi ia mempercayakan sang agen untuk mengurus proses transfer ini.

Menurut laporan tersebut, agen Dybala sudah bergerak untuk mengurus proses transfernya ke Inggris.

Ia sudah berkomunikasi dengan Arsenal dan MU. Mereka sudah menerima tawaran dari kedua klub itu.

Saat ini Dybala dan sang agen masih mempelajari tawaran dari MU dan Arsenal serta klub-klub top Eropa lain yang meminati jasanya. Mereka tidak akan buru-buru karena mereka sedang mencari opsi terbaik bagi sang striker.

Musim ini Dybala memang tidak banyak bermain di skuat Juventus karena faktor cedera. Namun ia memberikan kontribusi yang apik bagi si Nyonya Tua.

Musim ini ia berhasil mencetak 13 gol dan enam assist bagi Juventus di semua kompetisi.

Tammy Abraham Mirip Adebayor, Yuk Bisa Yuk Arsenal

Perkembangan Tammy Abraham di Italia mencuri perhatian banyak pihak. Striker muda Inggris itu terus mencetak gol untuk AS Roma. Kini, muncul kabar Tammy akan kembali ke Inggris.

 

Tammy dilepas Chelsea musim panas lalu. Dia tidak mendapatkan banyak menit bermain karena persaingan ketat di lini serang. Chelsea lebih memilih Romelu Lukaku dan Timo Werner.

Terbuang, Tammy memilih melanjutkan kariernya di Italia. Dia direkrut Jose Mourinho yang memulai proyek baru di AS Roma.

Keputusan ini terbukti tepat. Tammy memecahkan rekor gol terbanyak untuk debutan Roma. Dia sudah mencetak 23 gol di semua kompetisi sejauh ini.

Perkembangan pesat Tammy juga diperhatikan oleh Emmanuel Petit, mantan pemain Arsenal. Menurutnya, gaya main Tammy sangat khas dan mengingatkannya terhadap salah satu striker terbaik Arsenal, Adebayor.

“Dia [Tammy] mengingatkan saya kepada Emmanuel Adebayor, khususnya soal kehadiran fisiknya di area penalti. Reaksi Abraham ketika dia tiba di Roma brilian,” ujar Petit.

“Dia sudah mencetak 15 gol di liga dan membuat banyak assist, jadi dia jelas menikmati sepak bola di sana. Dia memilih Italia sebagai pembuktian untuk apa yang terjadi di Chelsea.”

Petit ingat betul bahwa kepergian Tammy tidak mudah. Striker muda Inggris itu terkesan seperti dibuang Chelsea. Namun, jika melihat situasi sekarang, Tammy mungkin mensyukuri keputusannya.

“Dia tidak bodoh, dia pasti melihat apa yang terjadi kepada striker-striker di Chelsea dengan Romelu Lukaku dan Timo Werner, mereka kesulitan,” sambung Petit.

“Jadi mungkin dia berpikir: ‘Situasinya bisa jadi lebih buruk bagi saya jika saya bertahan di Chelsea’. Dia sudah membuat keputusan tepat dan menjalani musim hebat bersama Roma.”

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Tammy tertarik kembali ke Inggris. Petit juga mendengar kabar itu. Dia yakin Tammy ingin bermain kembali di negara dan Arsenal bakal jadi klub yang tepat.

“Saya cukup yakin dia ingin kembali ke Inggris dan dia akan sangat cocok untuk Arsenal, sebab dia tipe pemain yang berbeda dari Alexandre Lacazette,” tutup Petit.