Showing posts by: Frank Ricardo

Kroenke Dukung Penuh Mikel Arteta: Siap Belanja Pemain, Gak Bakal Rewel!

Mikel Arteta bakal mendapatkan dukungan penuh di bursa transfer musim panas mendatang. Ucapan Josh Kroenke bisa jadi alasan kuat untuk percaya pada perkembangan Arsenal.

 

Musim 2021/22 berjalan cukup baik bagi Arsenal. Mereka sempat berpeluang finis empat besar, tapi pada akhirnya harus puas dengan Liga Europa.

Capaian tersebut terbilang cukup baik. Jadi, kabarnya pihak klub akan memberikan dukungan penuh untuk Arteta mengembangkan tim.

Memang Kroenke Family sudah beberapa kali dikritik karena tidak maksimal mendukung tim. Kini, Josh buka suara dan menegaskan posisinya.

Sebagai salah satu petinggi klub, Josh memberikan janjinya untuk mengembangkan tim. Dia tahu bahwa Arsenal mulai menunjukkan perubahan apik, tapi pekerjaan mereka belum selesai. Arteta masih membutuhkan dukungan penuh.

“Ada banyak perubahan dalam skuad kami beberapa tahun terakhir dan saya tahu pekerjaan masih belum selesai,” kata Josh dikutip dari Metro.

“Soal perekrutan pemain, kami sebenarnya ingin bergerak lebih cepat di beberapa area, tapi memang ada beberapa faktor penghambat yang tidak bisa kami kontrol.”

Josh mengaku tidak pernah ikut campur dalam keputusan pembelian pemain. Dia mempercayai Edu dan Arteta sepenuhnya. Bahkan, dia tegas menunjukkan dukungan penuh.

“Soal rekrutmen, saya selalu tunduk pada Edu dan Mikel. Saya tahu mereka telah memiliki cetak biru soal tipe pemain dan posisi spesifik yang perlu kami perkuat musim panas ini,” sambung Josh.

“Jadi, saya akan mengikuti mereka dan mendukung mereka dengan segala cara agar kami bisa mendapatkan pemain untuk meningkatkan kualitas skuad.”

“Kami juga harus memastikan bahwa pemain yang direkrut memiliki mentalitas yang tepat,” tandasnya.

Son Heung-Min yang Spesial, Pemain Asia Jadi Top Skor Premier League

Son Heung-Min layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik Premier League musim 2021/22. Dia jadi top skor bersama Mohamed Salah, torehan spesial untuk pemain istimewa.

 

Tottenham berhasil finis di empat besar untuk kembali ke Liga Champions musim depan. Torehan ini cukup apik untuk Antonio Conte yang baru tiba di pertengahan musim.

Menariknya, Tottenham sempat kesulitan mencapai level bermain yang diinginkan Conte. Bahkan, mereka sempat terseok-seok di papan tengah.

Untungnya, di tengah masa-masa sulit itu masih ada pemain seperti Son Heung-Min yang bisa jadi pembeda. Bahkan, musim ini Son layak disebut sebagai pemain terbaik Spurs.

Son menutup musim ini dengan 23 gol di Premier League. Dia jadi top skor bersama Salah, sama-sama dengan 23 gol.

Menariknya, Son adalah pemain Asia pertama yang bisa mencatatkan namanya di puncak daftar top skor Premier League. Ini jadi pembuktian kuat betapa bagusnya performa Son musim ini.

Bahkan, performa Son juga mencuri perhatian Gary Neville, analis Premier League. Menurutnya, Son layak disebut sebagai pemain terbaik musim ini.

“Saya memilih Son sebagai Player of the Season versi saya. Memang mudah memilih Kevin De Bruyne atau Mohamed Salah, tapi saya akan memilih mereka di kesempatan lain,” kata Neville di Sky Sports.

Menurut Neville, kerja keras Son di Spurs terbilang spesial. Dia pemain yang tidak terlalu disorot, tidak selalu terlihat, tapi selalu membantu tim dengan kontribusinya.

Pemain selevel Son seharusnya mencuri perhatian klub-klub top dunia. Bukan tidak mungkin, dia akan meninggalkan Spurs untuk bergabung dengan tim top musim panas ini.

“Dia pemain spesial. Performanya dibayangi oleh pemain-pemain lain, bahkan oleh Harry Kane. Namun, ini semua kerja keras dia [Son], Tottenham, dan Antonio Conte,” sambung Neville.

Gawat MU, Darwin Nunez Kini Masuk Incaran Real Madrid

Rencana Manchester United untuk mengamankan jasa Darwin Nunez di musim panas ini terancam gagal. Bomber Benfica itu dilaporkan kini jadi incaran Real Madrid.

 

Manchester United telah memulai aktivitas transfer mereka di musim panas ini. Salah satu posisi yang ingin diperkuat Erik Ten Hag dari timnya adalah lini serang, karena Setan Merah dikonfirmasi akan ditinggal Edinson Cavani di musim panas ini.

United sudah menemukan satu nama yang dinilai cocok untuk lini serang mereka. Ten Hag menginginkan Darwin Nunez untuk menjadi bagian dari timnya setelah sang striker tampil memukau bersama Benfica.

Dilansir Marca, United berpotensi gagal mendapatkan Nunez. Karena sang striker kini masuk dalam incaran Real Madrid.

Menurut laporan itu, Real Madrid kini fokus untuk merekrut Nunez. Karena mereka baru saja gagal mendapatkan incaran mereka, Kylian Mbappe.

Mbappe seharusnya bergabung dengan Real Madrid di musim panas ini. Namun sang striker secara mengejutkan mengumumkan bahwa ia akan memperpanjang kontrak di PSG.

Alhasil Real Madrid harus mencari striker baru untuk memperkuat tim mereka. Nunez dianggap cocok untuk mengisi posisi tersebut.

Laporan itu mengklaim bahwa Real Madrid saat ini lebih unggul dari Manchester United untuk mendatangkan Nunez. Liga Champions menjadi kata kunci bagi posisi Real Madrid.

Nunez dilaporkan ingin bermain di Liga Champions pada musim depan. Sementara Real Madrid sudah dipastikan akan bermain di kompetisi elit itu pada musim depan.

Di sisi lain, MU hanya dipastikan bermain di Liga Europa musim depan. Jadi Nunez lebih condong bergabung dengan Real Madrid di musim panas nanti.

Baik Real Madrid dan Manchester United harus keluar dana cukup besar untuk mengamankan jasa Nunez.

Striker Timnas Uruguay itu dilaporkan bakal dijual di angka 80 juta Euro di musim panas nanti.

Curi Start, Erik Ten Hag Umumkan Tanggal Pra Musim Manchester United

Manajer Manchester United, Erik Ten Hag resmi mengumumkan tanggal pra musim timnya. Ia mengonfirmasi bahwa Setan Merah akan mengawali pra musim mereka lebih cepat dari kebanyakan tim.

 

Manchester United resmi menutup musim 2021/22 dengan catatan yang mengecewakan. Setan Merah finish di peringkat enam klasemen akhir EPL usai kalah dari Crystal Palace.

Kini Manchester United mulai menyongsong era baru. Mulai musim depan mereka akan ditangani oleh manajer baru, yaitu Erik Ten Hag.

Ten Hag baru-baru ini mengonfirmasi rencana pra musimnya nanti. “Pertama-tama, kami akan beristirahat terlebih dahulu,” ujar Ten Hag di laman resmi MU.

Ten Hag mengonfirmasi bahwa ia hanya memberikan waktu libur yang tidak terlalu lama untuk para pemain Manchester United.

Ia ingin para pemain Setan Merah kembali ke Carrington untuk pra musim di akhir Juni 2022 mendatang.

“Kami akan memulai pra musim pada tanggal 27 Juni dan saya akan bekerja dengan beberapa pemain kami nanti,”

Ten Hag juga mengonfirmasi bahwa tidak semua pemain Manchester United langsung bergabung di pra musim mereka nanti.

Ia memberikan libur ekstra bagi mereka yang bermain di kualifikasi Piala Dunia dan UEFA Nations League, sehingga mereka bisa bergabung lebih telat.

“Tidak semua pemain kami akan bergabung di 27 Juni, karena mereka yang bertugas di jeda internasional akan mendapatkan libur yang lebih panjang. Mereka layak mendapatkan itu karena mereka bermain sangat panjang di musim ini,” ujarnya.

Manchester United baru-baru ini resmi mengumumkan siapa saja pelatih yang akan mendampingi Erik Ten Hag di musim depan.

Mitchell van der Gaag dan Steve McClaren dikonfirmasi akan menjadi tangan kanan Ten Hag di MU.

Krisis Bek, Thomas Tuchel Bakal Pertahankan Skema Tiga Bek di Musim 2022/23

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel membeberkan rencana untuk timnya di musim 2022/23. Ia memastikan bahwa The Blues akan tetap bermain dengan skema tiga bek di musim depan.

 

Seperti yang sudah diketahui, Chelsea bakal mengalami krisis bek di musim depan. Andreas Christensen dan Antonio Rudiger sudah dikonfirmasi cabut dari Stamford Bridge, sementara Marcos Alonso dan Cesar Azpilicueta diyakini tidak lama lagi akan cabut.

Di sisi lain, Chelsea masih belum bisa mendatangkan pemain baru. Alhasil stock bek Chelsea menipis sehingga sulit bagi The Blues bermain dengan skema tiga bek dengan komposisi bek yang mereka miliki saat ini.

Ketika ditanya apakah Tuchel mau mengubah sistem Chelsea menjadi empat bek di musim depan, begini jawaban sang manajer. “Saya rasa masalah struktur tim bukan jadi masalah bagi kami di musim depan,” buka Tuchel di laman resmi Chelsea.

Tuchel tidak menampik bahwa kepergian sejumlah beknya akan berdampak besar bagi The Blues. Namun ia yakin skuat Chelsea masih mumpuni untuk memainkan skema tiga bek di musim depan.

“Saya rasa dengan skema ini [3 bek] kami bisa bermain di level tertinggi. Selain itu skema ini cocok untuk parap pemain kami seperti Thiago Silba dan juga para gelandang kami,”

“Selain itu Reece James dan Ben Chilwell juga diuntungkan dengan skema ini, karena mereka mendapatkan kebebasan untuk maju menyerang,”

Lebih lanjut, Tuchel menyebut bahwa ia akan mempertahankan skema tiga bek di musim depan. Namun ia menyebut Chelsea siap beradaptasi jika memang keadaannya tidak memungkinkan.

“Ada beberapa alasan mengapa kami memainkan skema ini, karena skema ini sangat stabil bagi kami. Skema ini terbukti sukses karena kami bisa bermain di level tertinggi, jadi kami tidak berencana mengubah skema ini,”

“Namun jika terpaksa, saya rasa kami tidak akan kesulitan beradaptasi dengan skema yang baru. Namun masalahnya kami mungkin akan dipaksa bermain dengan pasif di skema yang baru itu, dan kami tidak suka hal itu,” ujarnya.

Chelsea sendiri menutup musim 2021/22 dengan finish di peringkat 3 klasemen akhir EPL.

Mereka mengalahkan Watford di partai terakhir dengan skor 2-1.

Chelsea Bakal Saingi Barcelona dalam Perburuan Robert Lewandowski

Chelsea masih butuh tambahan tenaga di sektor depannya. Dan kabarnya, mereka berniat menyaingi Barcelona dalam perburuan tanda tangan bomber Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

 

Kurangnya kualitas di lini depan sudah menjadi masalah the Blues sejak musim lalu. Pada musim panas kemarin, mereka merekrut Romelu Lukaku dari Inter Milan senilai 97 juta pounds untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sayang, Lukaku gagal memenuhi ekspektasi banyak orang. Penyerang asal Belgia tersebut cuma mampu mencetak 15 gol dari 44 penampilan di semua kompetisi. Setengah dari yang ia bukukan pada musim terakhirnya bersama Inter Milan.

Pada akhirnya, Chelsea harus kembali terjun ke bursa transfer untuk mendapatkan striker yang dibutuhkan. Erling Haaland telah dipastikan pindah ke Manchester City, sehingga Chelsea harus mengalihkan perhatiannya ke pemain lain.

Seperti yang dilaporkan the Guardian, Chelsea memikirkan Lewandowski sebagai opsi serius. Pemain asal Polandia itu sejatinya masih memiliki sisa satu tahun dalam kontraknya bersama Bayern Munchen.

Namun beberapa waktu lalu, tepatnya setelah Die Bavarians bertemu Wolfsburg di Bundesliga, Lewandowski membuat pernyataan yang mengejutkan banyak pihak. Ia berkata bahwa laga itu mungkin yang terakhir untuknya di Bayern Munchen. Sejak saat itu, isu mengenai kedekatan Lewandowski dengan Barcelona menguat. Namun Barcelona diragukan bisa merekrut Lewandowski karena permasalahan ekonomi yang sedang dialaminya saat ini.

Chelsea tidak punya masalah soal finansial. Hanya saja, mereka belum bisa merogoh kocek karena sanksi pemerintah Inggris kepada sang pemilik klub, Roman Abramovich. Namun masalah ini sudah hampir selesai karena Chelsea sedang dalam proses perpindahan ke pemilik baru.

Chelsea benar-benar butuh penyerang, dan Thomas Tuchel selaku pelatih telah memberi kode soal itu. Ia mengatakan bahwa the Blues butuh bomber yang bisa diandalkan untuk memangkas jarak dengan Liverpool dan Manchester City. “Ada banyak opsi. Angka yang kami produksi dari pemain menyerang tidak membuat kami untuk tampil berlebih, dan kami membutuhkan kinerja berlebih jika ingin lebih dekat dengan dua tim teratas,” kata Tuchel.

“Saya tidak menunjuk, saya tidak menyalahkan siapapun, tapi kami butuh performa lebih dari semuanya. Bukan performa lebih kalau kami hanya menciptakan angka tunggal dalam mencetak gol dan asis,” pungkasnya.

Perolehan gol Chelsea di Premier League musim ini memang kalah jauh dari Liverpool dan Manchester City yang menempati dua besar. Chelsea baru mencetak 75 gol, sementara perolehan gol dua tim teratas itu sudah mendekati 100 gol.

Kylian Mbappe Minta PSG Pecat Leonardo dan Pochettino

Keputusan Kylian Mbappe bertahan di PSG akan diikuti dengan beberapa reaksi penting. Termasuk, pemecatan Leonardo dan Mauricio Pochettino dari posisi direktur olahraga dan pelatih PSG dalam waktu dekat.

 

Awalnya, kontrak Mbappe dan PSG akan habis pada Juni 2022 nanti. Dia punya tawaran bagus untuk mewujudkan mimpi masa kecilnya: bermain di Real Madrid.

Tapi, setelah proses negosiasi yang sangat panjang, Mbappe membuat pilihan untuk bertahan di PSG. Mbappe mengabaikan mimpi masa kecilnya dan memilih meneken kontrak berdurasi tiga musim bersama PSG.

Menurut sejumlah lapangan, dari sisi finansial, Mbappe mendapat tawaran sangat besar dari PSG. Tapi, bukan hanya itu saja. Mbappe juga punya beberapa hak istimewa.

Menurut laporan jurnalis ESPN, Julien Laurens, ada beberapa alasan mengapa Mbappe bertahan di PSG. Selain soal finansial, PSG juga memberikan kuasa lebih kepada pemain berusia 23 tahun tersebut.

Nama Leonardo masuk dalam diskusi akhir antara PSG dan Mbappe. Pihak Mbappe diketahui tidak begitu senang dengan kinerja pria asal Brasil tersebut. Hubungan Mbappe dan Leonardo tidak begitu bagus.

Laurens menulis: Mbappe tidak tertarik dengan Leonardo sebagai direktur olahraga klub musim depan dan telah mengidentifikasi guru transfer Luis Campos sebagai alternatif.

Bukan hanya Leonardo, Mbappe juga akan meminta PSG untuk mendepak Pochettino dari kursi pelatih. Walau menjuarai Ligue 1, kiprah Pochettino bersama PSG memang mendapat banyak kritik usai gagal di Liga Champions.

Mbappe meminta PSG menunjuk Luis Campos sebagai direktur olahraga klub musim depan. Mbappe pernah bekerja bersama Campos di AS Monaco dan meraih gelar juara Ligue 1. Mbappe sangat terkesan dengan sosok Campos.

Campos juga cukup sukses bersama Lille. Salah satu aksi brilian Campos adalah dengan melepas Nicolas Pepe ke Arsenal dengan harga 100 juta euro. Kini, Campos berstatus free transfer karena kontrak dengan Lille sudah habis.

Sementara, sebagai pengganti posisi Pochettino, Mbappe meminta PSG untuk menunjuk Zinedine Zidane. Seperti Campos, Zidane juga tidak terikat kontrak dengan klub manapun. Zidane jadi favorit pelatih baru PSG.

Tidak Ada Nama Eric Bailly di Skuat Manchester United Musim Depan

Klub Premier League, Manchester United nampaknya akan berpisah dengan Eric Bailly. Bek asal Pantai Gading itu dilaporkan akan dilepas di musim panas nanti.

 

Tiga tahun terakhir, Bailly memang digosipkan tidak bahagia di Manchester United. Ini disebabkan ia tidak mendapatkan cukup banyak di skuat Setan Merah.

Situasi ini membuat Bailly digosipkan akan cabut di musim panas nanti. Namun ia diberitakan ingin berbicara dengan Erik Ten Hag terlebih dahulu sebelum memutuskan masa depannya.

Dilansir Fabrizio Romano, Bailly kemungkinan besar tidak akan melanjutkan karirnya di Old Trafford. Ia bakal didepak dari skuat Setan Merah di musim panas nanti.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Bailly kemungkinan besar akan pergi. Karena ia tidak masuk dalam rencana Ten Hag.

Ten Hag kurang sreg dengan gaya bermain sang bek. Ia menilai Bailly kurang cocok memainkan skema yang ia rancang.

Selain itu Ten Hag juga mencemaskan catatan cedera sang bek. Jadi ia menilai lebih baik ia dilepas di musim panas nanti.

Menurut laporan yang beredar, Bailly bukan satu-satunya bek tengah yang akan dilepas Ten Hag di musim panas nanti.

Selain Bailly ada juga Phil Jones yang bakal dilepas. Bek Timnas Inggris itu juga tidak masuk dalam rencana sang manajer.

Axel Tuanzebe juga diperkirakan tidak akan digunakan Ten Hag. Sehingga ada banyak slot kosong di lini pertahanan Setan Merah pada musim depan.

Bailly sendiri dilaporkan kemungkinan besar akan melanjutkan karirnya di Italia.

AC Milan dilaporkan sangat tertarik untuk mengamankan jasa sang bek dari Old Trafford.

Bukan Chelsea, Fabregas Ingin Tchouameni Gabung Liverpool

Eks gelandang Chelsea Cesc Febregas mendukung gelandang AS Monaco Aurelien Tchouameni gabung dengan Liverpool.

 

Tchouameni tumbuh di akademi klub Bordeaux. Ia kemudian sempat menjadi bagian dari skuat utama tim asal Prancis tersebut selama sekitar tiga tahun.

Pada tahun 2020, Tchouameni akhirnya pindah ke Monaco. Pemain berusia 22 tahun itu kemudian menarik banyak perhatian klub lain dengan performanya yang ciamik.

Ia dikabarkan masuk incaran raksasa La Liga Real Madrid. Ada juga ketertarikan dari AC Milan dan Manchester United.

Selain itu Chelsea juga disebut tertarik mendatangkan gelandang Timnas Prancis itu. Belakangan Liverpool disebut menjadi kandidat kuat untuk mendatangkan Aurelien Tchouameni.

Kini Liverpool mendapat dukungan untuk mendatangkan Tchouameni. Dukungan itu berasal dari eks gelandang Chelsea, Cesc Fabregas.

Namun Fabregas tak cuma merekomendasikan nama Tchouameni saja. Ia juga menyebut nama dua pemain lain yakni Youssouf Fofana dan Sofiane Diop.

“Saya ingin melihat (Youssouf) Fofana, (Sofiane) Diop atau Tchouameni di Bayern atau Liverpool!” serunya pada RCM Sport.

Aurelien Tchouameni juga pernah dikabarkan diminati oleh Manchester City dan PSG. Akan tetapi Tchouameni mengisyaratkan ia tak terlalu tertarik gabung kedua klub tersebut.

“Anda tidak harus bermain di Real atau Manchester City untuk bermain untuk tim Prancis,” seru Tchouameni seperti dilansir Goal.

“Ini adalah klub top dengan pemain yang sangat hebat. Mereka memiliki tujuan besar tetapi sayangnya mereka belum memenangkan Liga Champions – tetapi mereka sudah memiliki banyak trofi,” tutur Tchouameni.