Situs Berita Sepak Bola Terlengkap & Terupdate Dunia dan Tanah Air

Juventus Sedang Ambyar, Claudio Marchisio: Sabar

Eks gelandang Juventus Claudio Marchisio mengatakan Bianconeri sekarang sedang dalam fase rekonstruksi dan meminta fans bersabar sampai fase itu tuntas.

 

Juventus musim ini diprediksi akan bangkit. Sebab mereka sudah dilatih lagi oleh Massimiliano Allegri.

Tapi kenyataan berbicara berbeda. Juventus gagal meraih kemenangan dalam tiga laga perdananya di Serie A.

Mereka ditahan imbang oleh Udinese. Setelah itu mereka kalah beruntun dari Empoli dan Napoli.

Hasil ini tentu saja membuat fans Juventus resah. Sebab jika kondisi ini tak segera diperbaiki, Bianconeri bisa saja kalah bersaing lagi dengan Inter Milan dan AC Milan.

Claudio Marchisio kemudian berusaha menenangkan fans Juventus. Ia mengatakan Bianconeri sekarang sedang ambyar karena berada dalam proses rekonstruksi.

“Juventus sedang dalam fase rekonstruksi, tetapi mereka harus membuktikan bahwa mereka berada di level yang sama dengan tim yang membuka siklus kemenangan,” kata Marchisio pada Gazzetta dello Sport, via Football Italia.

Claudio Marchisio kemudian meminta fans Juventus agar bersabar saja. Sebab proses rekonstruksi itu pasti memakan waktu.

“Ketika membangun fondasi untuk proyek jangka panjang, normal menghadapi momen sulit. Saya ingin Juventus diberi waktu dan kepercayaan,” tegas Marchisio.

“Saya tidak melihat masalah kepribadian atau identitas, Anda hanya harus bersabar. Sebuah tim seperti Juve harus selalu bertujuan untuk menang. Mereka membutuhkan kohesi dan keyakinan. Saya yakin,” tegasnya lagi.

Juventus akhirnya meraih kemenangan perdananya musim ini saat bersua Malmo di pekan perdana Liga Champions 2021-22. Setelah itu mereka akan berhadapan dengan rival bebuyutannya di Serie A, AC Milan.

Frustrasi, Isco Minta Cabut dari Real Madrid

Kebersamaan Isco dan Real Madrid nampaknya akan segera berakhir. Sang playmaker dilaporkan mulai frustrasi dan ingin cabut dari Santiago Bernabeu.

 

Pemain berusia 29 tahun itu merupakan salah satu pemain yang sudah cukup lama membela Real Madrid. Ia direkrut dari Malaga pada tahun 2013 silam.

Sejak musim lalu, Isco sudah digosipkan tidak bahagia di Madrid. Ini dikarenakan jam bermain yang ia dapatkan relatif sangat terbatas.

Calciomercato mengklaim bahwa Isco sudah membulatkan tekadnya. Ia memilih untuk cabut dari Bernabeu di musim panas tahun depan.

Menurut laporan tersebut, Isco masih tidak bahagia di Real Madrid.

Padahal Carlo Ancelotti sudah memberikannya dua start dari empat pertandingan pertamam Real Madrid di La Liga.

Sang playmaker dilaporkan masih kurang puas dengan jam bermain yang ia dapatkan sehingga ia ingin cabut dari Madrid.

Laporan itu mengklaim bahwa Isco akan pergi dari Real Madrid dengan status free agent.

Kontrak Isco di Real Madrid akan habis di tahun depan. Sejauh ini Ancelotti dilaporkan ingin mempertahankan sang pemain.

Namun Isco yang sudah terlanjut frustrasi di Real Madrid memutuskan untuk tetap pergi dengan status free agent.

Isco tidak perlu khawatir ke mana ia akan berlabuh musim depan.

Duo Italia, Juventus dan AC Milan siap menyambut kedatangannya.

Milan Ditekuk Liverpool, Bennacer Bangga Tapi Juga Kecewa

Gelandang AC Milan Ismael Bennacer mengaku bangga tapi juga merasa kecewa usai menjalani laga melawan Liverpool di Anfield, Kamis (16/09/2021) dini hari WIB.

 

Milan bertandang ke markas Liverpool di Anfield di matchday 1 Grup B Liga Champions 2021-22. Bennacer dipercaya bermain sebagai starter di laga ini.

Ia bermain sebagai gelandang bertahan seperti biasanya, berdampingan bersama Franck Kessie. Ia dan skuat Milan sempat dibuat tertekan selama sekitar setengah jam.

Dalam periode itu mereka tertinggal satu gol dan bahkan bisa saja kebobolan lebih banyak lagi. Namun saat Liverpool kehilangan fokus, Milan sanggup membalas dua gol.

Liverpool tertinggal 1-2 saat turun minum. Namun di babak kedua, mereka sanggup mencetak dua gol.

Pada akhirnya skor tak berubah. Liverpool pun menang dengan skor 3-2 atas AC Milan.

Usai pertandingan, Ismael Bennacer mengaku bangga. Namun ia juga sekaligus merasa kecewa.

“Saya bangga telah bisa menjalani debut di Liga Champions. Kami kecewa tapi kami harus menatap ke depan. Jalan masih panjang!” Tulisnya.

AC Milan memang kalah dari Liverpool. Namun pelatih Rosssoneri yakni Stefano Pioli menyatakan anak-anak asuhnya pulang dari Anfield tanpa rasa penyesalan.

“Kami pergi dengan kesadaran bahwa tim dapat tumbuh dan bahwa level Liga Champions sangat tinggi, kami harus berusaha lebih keras lagi. Ini adalah kesempatan untuk tumbuh lebih jauh,” ucap Pioli dikutip dari MilanNews.

Namun Pioli menambahkan, Milan tak seharusnya kebobolan dengan mudah. Ia mengatakan anak-anak asuhnya harusnya bisa bertahan dengan lebih baik lagi.

“Hal yang kami sesali adalah selain kualitas Liverpool yang tak terbantahkan dalam situasi berbahaya, kami tahu bagaimana tampil lebih baik dan kami akan bekerja lebih baik,” kata Pioli.

“Biasanya, kami jauh lebih berhati-hati, kami bisa bertahan lebih baik,” seru Pioli.

Dengan kekalahan dari Liverpool itu, AC Milan kini menghuni dasar klasemen Grup B Liga Champions 2021-22. Dua tim lain di grup tersebut yakni Atletico Madrid dan Porto mendapat poin 1 setelah cuma bisa bermain imbang 0-0 di Wanda Metropolitano.

Bukan Meremehkan, Ini Alasan Klopp Merotasi Skuat Liverpool Waktu Lawan Milan

Manajer Liverpool Jurgen Klopp membeberkan alasan mengapa ia melakukan rotasi pemain di laga lawan AC Milan, Kamis (16/09/2021) dini hari WIB.

 

Liverpool menjamu Milan di matchday 1 Grup B Liga Champions 2021-22 di Anfield. Klopp sempat diprediksi akan kembali menurunkan tim terbaiknya di laga ini.

Hal itu sempat terlihat akan menjadi kenyataan. Apalagi para pemain inti terlihat melakukan pemanasan sebelum kickoff lawan Milan.

Akan tetapi Klopp membuat kejutan. Ia tak memainkan Virgil van Dijk dan Sadio Mane.

Sebagai gantinya Jurgen Klopp memasukkan Joe Gomez dan Divock Origi. Klopp juga memainkan Naby Keita di lini tengah Liverpool.

Jadi apa apa alasan Klopp melakukan rotasi di laga lawan AC Milan itu? Ia menjelaskan hal itu dilakukan bukan karena meremahkan tim lawan namun karena melihat situasi di tim asuhannya.

“Sulit untuk memberi tahu semua orang yang melakukan pemanasan malam ini mengapa mereka tidak bermain,” bukanya pada BT Sport.

“Tapi kita harus bijaksana. Para pemain kembali dari cedera. [Naby] Keita jadi starter, [Jordan] Henderson memainkan permainan super, Fabinho juga,” terangnya.

“Origi? Seorang striker yang luar biasa. Ia tampil dengan baik malam ini,” puji Klopp.

Jurgen Klopp kemudian memberikan pujian kepada Divock Origi. Ia mengatakan Origi nanti akan selalu diingat oleh fans Liverpool jika ia cabut dari Anfield.

“Tidak ada yang benar-benar istimewa. Ia pria yang hebat. Ia akan dilihat sebagai legenda ketika ia pergi,” klaim Klopp.

“Ia bisa saja pergi di musim panas tetapi sepak bola adalah tempat yang gila dan orang-orang lupa betapa bagusnya dirinya. Kami harus memutuskan posisinya. Ia tidak melakukan kesalahan apa pun,” tandas Klopp.

Dengan kemenangan lawan AC Milan, Liverpool kini jadi pemuncak klasemen sementara Grup B Liga Champions. Sementara itu lawan mereka lainnya yakni Atletico Madrid hanya bermain imbang 0-0 lawan Porto.

Tidak Khawatir Ditinggal, Manchester United Ternyata Sudah Punya Pengganti Paul Pogba

Manchester United diam-diam mulai mempersiapkan pengganti Paul Pogba. Setan Merah dilaporkan tengah memproyeksikan Hannibal Mejbri untuk menjadi penerus Pogba.

 

Pogba bisa dikatakan salah satu pemain terbaik MU di musim ini. Gelandang asal Prancis itu tercatat sukses mengemas tujuh assist hanya dalam empat pertandingan perdana EPL musim ini.

Namun MU saat ini sedang harap-harap cemas. Karena kontrak Pogba akan berakhir di musim panas tahun depan, dan hingga kini belum ada tanda-tanda ia akan meneken kontrak baru.

Manchester United sendiri sudah dikaitkan dengan beberapa gelandang untuk pengganti Pogba. Namun The Athletic mengklaim bahwa MU lebih memilih untuk mengorbitkan pemain mudanya untuk menggantikan Pogba.

Menurut laporan tersebut, Manchester United akan mengorbitkan Hannibal Mejbri sebagai pengganti Pogba.

Sang gelandang direkrut dari AS Monaco pada tahun 2019 silam. Sejak saat itu, ia dinilai sebagai salah satu pemain muda terbaik di MU.

Ia menunjukkan performa yang istimewa di tim muda MU, sehingga Solskjaer dan tim pelatih MU terkesan akan bakatnya.

Menurut laporan tersebut, tim pelatih Manchester United mulai mencoba memaksimalkan potensi Hannibal.

Sang gelandang memiliki posisi asli nomor 10. Namun pelatihnya di tim U-23 MU, Neil Wood mulai menggesernya agak ke belakang ke posisi Pogba.

Hasilnya performa Hannibal tetap apik dan konsisten sehingga tim pelatih MU menilai pemain 18 tahun ini berpotensi besar jadi pengganti Pogba.

Mejbri sendiri sudah diberikan debut di tim utama Manchester United.

Ia sudah diberikan kesempatan debut oleh Solskjaer beberapa waktu yang lalu.

Januari, Milan dan Juventus Kompak Kejar Isco

Duo raksasa Serie A AC Milan dan Juventus dikabarkan siap untuk mendekati gelandang serang Real Madrid, Isco, pada bulan Januari 2022 nanti.

 

Isco termasuk gelandang serang yang ciamik. Akan tetapi di Madrid, ia kesulitan mendapat kesempatan bermain secara reguler.

Isco pun kerap disebut bakal cabut dari Real Madrid. Termasuk pada bursa transfer musim panas kemarin.

Terlebih kontraknya di Madrid tersisa satu tahun lagi. El Real pun disebut ingin segera melegonya karena tak ingin kehilangan sang pemain secara gratis.

Musim ini sepertinya ada kans bagi Isco untuk memulai era baru. Sebab Zinedine Zidane sudah pergi dan digantikan Carlo Ancelotti.

Sejauh ini Isco sudah bermain tiga kali. Ia jadi starter dua kali dan sekali jadi pengganti.

Namun ia tak dimainkan selama 90 menit. Kemudian di laga lawan Celta Vigo, Isco cuma jadi pemain cadangan.

Ia tak dimainkan sama sekali. Padahal ada kans dirinya bermain setelah Gareth Bale mengalami cedera.

Isco kemudian disebut merasa frustrasi dan siap cabut dari Madrid. Gosip ini dihembuskan oleh Calciomercato.

Laporan itu juga menyebut bahwa situasi ini menarik perhatian AC Milan dan Juventus. Keduanya juga dikabarkan akan berusaha mendekati Isco pada bulan Januari 2022 nanti.

Saat itu, Isco mulai bisa menggelar negosiasi pra kontrak dengan klub-klub lain. Dan pada musim panas berikutnya ia bisa diangkut secara gratis dari Real Madrid.

Tapi laporan itu juga menyebut, kubu Real Madrid bakal siap melepas Isco ke AC Milan atau pun Juventus pada bulan Januari 2022 nanti. Dengan catatan, jika jatah bermain Isco terus terbatasi.

Kans AC Milan dan Juventus untuk merekrut Isco sendiri tampaknya akan terbuka lebar. Pasalnya sebelumnya Carlo Ancelotti sudah mengatakan ia tak bisa menjanjikan kesempatan bermain secara reguler pada para pemainnya.

Manchester United Coba Bajak Ansu Fati Dengan Dibantu ‘Orang Dalam’

Sebuah sinyal bahaya datang bagi Barcelona. Wonderkid mereka, Ansu Fati dilaporkan masuk dalam incaran Manchester United.

 

Ansu Fati merupakan salah satu rising star di skuat Barcelona. Jebolan la Masia ini menunjukkan performa yang apik semenjak diorbitkan ke tim utama Barcelona pada dua musim yang lalu.

Karena bakatnya yang besar, banyak klub yang meminati jasa Fati. Salah satunya adalah Manchester United yang beberapa bulan terakhir dikaitkan dengannya.

Dilansir Mundo Deportivo, Barcelona harus waspada. Karena MU mulai bermanuver untuk mendapatkan jasa Fati.

Menurut laporan tersebut, Manchester United terus mengikuti perkembangan Fati di Barcelona.

Mereka tahu kontrak Fati di Barcelona akan habis di tahun depan. Mereka juga tahu saat ini proses negosiasi kontraknya sedang macet.

Jadi MU tengah ambil ancang-ancang untuk merekrut Fati di tahun depan sebagai free agent.

Menurut laporan tersebut, Manchester United mendapatkan bantuan besar dalam upaya transfer Fati.

Ini dikarenakan mereka aktif berkomunikasi dengan Jorge Mendes. Super agen asal Portugal itu diketahui telah menjadi agen dari Fati.

Mendes yang punya relasi yang baik bersama MU dilaporkan siap membantu MU mendapatkan jasa sang pemuda.

Barcelona sendiri tidak akan membiarkan Manchester United membajak Fati.

Mereka sedang menyiapkan kontrak dengan nilai besar agar Fati bertahan lebih lama di Camp Nou.

Youri Tielemans Buka Peluang untuk Cabut dari Leicester City

Angin segar berhembus ke Manchester United dalam perburuan Youri Tielemans. Gelandang Leicester City itu membuka diri untuk pergi dari King Power Stadium di musim depan.

 

Sudah menjadi rahasia umum jika Manchester United sedang berburu gelandang baru. Setan Merah membutuhkan pemain baru untuk memperkokoh lini tengah mereka.

Salah satu pemain yang dirumorkan masuk dalam daftar belanja Setan Merah adalah Youri Tielemans. Gelandang Leicester City itu menarik perhatian MU berkat aksi-aksinya yang impresif.

Manchester United sendiri mendapatkan tantangan yang berat. Karena Leicester City enggan berpisah dengan pemain Timnas Belgia itu.

Menurut laporan yang beredar, Leicester City sadar bahwa Tielemans diincar MU.

Mereka dilaporkan ingin mempertahankan sang gelandang. Mereka dilaporkan akan memberikan kontrak baru untuk Tielemans.

Tidak tanggung-tanggung, sang gelandang akan diberikan kenaikan nilai kontrak yang besar jika ia bertahan di King Power Stadium.

Ketika dikonfirmasi Football Daily mengenai situasi kontraknya, Tielemans memberikan jawaban yang cukup ambigu.

“Saya tidak mengatakan bahwa saya akan menandatangani kontrak itu dan saya juga tidak bilang bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak itu,”

“Jadi posisi saya saat ini terbuka dengan semua opsi yang ada,” ujarnya.

Manchester United harus siap keluar uang cukup banyak untuk merekrut Tielemans.

Sang gelandang dilaporkan bakal dijual di angka 60 juta pounds.

Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne Pulih dan Siap Tempur untuk Final Liga Champions

Manchester City mendapat kabar gembira dengan pulihnya gelandang serang andalan mereka, Kevin De Bruyne dari cedera jelang partai final Liga Champions 2020/21 yang semakin mendekat.

 

Sebelumya, De Bruyne harus absen dalam dua laga terakhir karena mengalami cedera otot. Namun, gelandang asal Belgia itu kini dimasukkan dalam skuad untuk laga kontra Brighton tengah pekan ini.

Manchester City sendiri bakal melakoni partai final Liga Champions kontra sesama tim Inggris, Chelsea pada Minggu (30/5/2021) dini hari WIB mendatang.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan versus Brighton, Guardiola menerangkan tentang situasi dan kondisi terkini De Bruyne yang kini sudah kembali berlatih.

“Kevin telah berlatih dalam dua hari terakhir dan dia merasa baik-baik saja. Kevin penting seperti semua orang. Ketika kami bisa tetap bersatu dan saling mendorong, akan mungkin untuk memenangkan [Liga Champions],” ujar Guardiola seperti dikutip Goal International.

“Semua orang berada di level yang sama. Kita akan melihat levelnya, dia fit dan siap untuk bermain.” tambahnya.

Lebih lanjut, Guardiola menyebut bahwa timnya tengah dilanda situasi yang kondusif dan takkan terlena karena sudah tak punya kepentingan di sisa musim Premier League.

“Suasananya sangat bagus – mereka telah berlatih dengan sangat baik dan semua orang fokus,” tutur Guardiola.

“Orang-orang tahu mereka harus menjaga ritme mereka untuk bermain di final dalam kondisi terbaik mungkin, dan pada hari libur orang-orang bersantai dan kemudian kami fokus dalam latihan.” tandasnya.

Atletico Madrid dan Liverpool Tak Beruntung Ketemu AC Milan Di Grup B

Banyak orang berpikir kalau AC Milan sial karena tergabung dalam grup neraka Liga Champions bersama Liverpool dan Atletico Madrid. Namun sang legenda, Andriy Shevchenko, punya pandangan berbeda.

 

Hasil undian fase grup yang dilakukan pada bulan Agustus lalu menyatukan Liverpool, AC Milan dan Atletico Madrid ke dalam Grup B. Belum lagi ditambah runner-up Primeira Liga Portugal musim lalu, FC Porto.

Ini adalah kali pertama Milan berpartisipasi di Liga Champions setelah sekian lama. Seperti yang diketahui, prestasi Rossoneri di kancah domestik mengecewakan, khususnya sebelum musim 2020/21.

Dan pada musim ini, setelah menjadi runner-up Serie A, Milan akhirnya meraih tiket ke Liga Champions. Namun sedihnya mereka langsung dipertemukan dengan klub-klub papan atas di fase grup.

Milan sekarang diperkuat oleh pemain-pemain yang jarang bermain di pentas Liga Champions. Kalaupun ada, mereka adalah pemain-pemain veteran seperti Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud.

Itulah mengapa banyak orang yang menyangsikan peluang Milan untuk lolos ke babak 16 besar. Namun Shevchenko tidak merasa demikian, dan meyakini kalau Liverpool dan Atletico Madrid-lah yang tidak beruntung bertemu Milan.

“Tim ini bisa bersaing dan memiliki peluang untuk lolos. Dan kemudian, mari melihat juga dari sisi lawan: Bertemu Milan bukanlah hal yang menguntungkan buat mereka,” ujar Shevchenko kepada La Gazzetta dello Sport.

Akan tetapi, Shevchenko enggan memasang ekspektasi yang berlebihan kepada Milan. Sebab Liga Champions, baginya, adalah kompetisi dengan level persaingan yang jauh berbeda dari ajang-ajang lainnya.

“Mari melangkah secara perlahan. Tim ini sudah siap untuk meraih tempat di papan atas kejuaraan, namun Liga Champions berbeda dari segalanya,” katanya lagi.

“Antusiasme atas kembalinya [Milan] setelah bertahun-tahun memberikan dorongan tambahan, apapun bisa terjadi. Di atas semuanya, permainan sedalam ini yang membuat pemain tumbuh, meningkatkan kesadaran, mereka akan merasa lebih kuat,” pungkasnya.

Langkah perdana Milan di pentas Liga Champions bisa disaksikan pada Kamis (16/9/2021) mendatang. Mereka bakalan bertemu dengan Liverpool di Anfield Stadium.